Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
28 April 2017 | Dibaca: 1132 Kali
ALIANSI PEMBELA RAHAYU ASTUTI DAN KELUARGA SEKALIGUS KUASA HUKUM RAHAYU ASTUTI MEMINTA KEPADA BAPAK KAPOLRI DAN BAPAK PRESIDEN RI UNTUK MENEGAKAN HUKUM YANG BENAR DI NEGARA INI

Dokumentasi yang kami dapat kan dari pihak pengunjung tahanan di polsek Sunggal medan

Intelmedia.co SUMUT-medan (28/04/2017)Seorang wanita yang berusia 18 tahun warga Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, Suyono, melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan SA terhadap keponakan saya Rahayu Astuti alias Ayu(18), yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Laporan itu disampaikan ke Polrestabes Medan, Nomor: LP/893/K/IV/2017/SPKT Restabes Medan, bertanggal 25 April 2017. "Sesuai dengan laporan Nomor: LP/893/K/IV/2017/SPKT Restabes Medan, tanggal 25 April 2017, polisi harus menuntaskan kasus penganiayaan kepada Ayu," ujar Suyono ke wartawan Intelmedia.co di kantor jum'at(28/04/2017). Suyono yang didampingi tim kuasa hukum Adamsyah SH, Rudi Kurniawan SH, Bayu Atmaja SH dan Nirwan lebih lanjut mengatakan, akibat penganiayaan yang dilakukan oleh SA dan mantan Kapolsek Sunggal berinisial Kompol HA, putrinya yang masih berusia 18 tahun.

Tim kuasa hukum dan aliansi pembela RAHAYU ASTUTI sekaligus dengan paman korban bapak SUYONO yang datang langsung dari Pati Jawa tengah,"Kami mendatangin kantor resort polsek Sunggal medan yang berniat menjenguk Rahayu Astuti sebagai kelain tetapi kami tidak mendapatkan izin,padahal kami sudah memenuhi prosedur hukum dan kami juga membawa surat pengantar untuk visum yang di keluarkan oleh POLRESTABES MEDAN NO: B/217/VER/IV/2017/SPKT RESTABES MEDAN,perihal surat: Permintaan Visum et Repertum luka pada korban si Rahayu Astuti,kami juga merasa heran tidak ada titik terang untuk membawa visum korban kami tadi juga sempat berbincang dengan Waka Polsek Sunggal yang berpangkat AKP beliau mengatakan ke kami bahwasanya saya tidak dapat memutuskan semua di tangan kapolsek"ujar tim aliansi PEMBELA RAHAYU ASTUTI memberi keterangan kepada wartawan Intelmedia.co 

"Saya Selaku paman Rahayu Astuti yang jauh dari Jawa Tengah datang langsung kemedan untuk meminta kejelasan kasus hukum ini,saya memohon kepada Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri untuk menegakkan Hukum yang benar kepada kami rakyat miskin ini jangan jadikan hukum di negara ini tajam kebawah tumpul ke atas,saya dan aliansi PEMBELA RAHAYU ASTUTI akan membawa kasus ini sampai ke mabespolri untuk menuntut keadilan anak"ujar paman korban yang berbadan tinggi kepada wartawan Intelmedia.co 

Intelmedia.co SUMUT-MEDAN (SMH)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com