Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
INTELMEDIA.CO KABUPATEN BEKASI - Peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, Jumat (9/2) menjadi momen penting bagi Ikatan wartawan online (IWO)...
Minggu, 10 Desember 2017
...
12 Mei 2018 | Dibaca: 79 Kali
"Itu Kebanggaan Masyarakat Kabupaten Bekasi"
Anwar Soleh; Gedung Islamic Center Harus Tetap Dilanjutkan

Foto, Gedung Islamic Center Yang Terbengkalai

INTELMEDIA.CO KAB. BEKASI - Pembangunan gedung Islamic Center yang mangkrak sejak tahun 2012 lalu menjadi sorotan publik, pasalnya, berdasarkan surat tertanggal 16 April 2018 yang ditujukan kepada ketua DPRD Kab Bekasi perihal permohonan persetujuan alih fungsi gedung islamic center, Bupati Bekasi mengusulkan melanjutkan pembangunan gedung yang telah menelan anggaran sekitar Rp 35 miliar itu dan berencana mengalih fungsikan menjadi fasilitas sosial yang terdiri dari masjid agung, gedung serbaguna dan fasilitas penunjang lainnya.

Menanggapi surat Bupati Bekasi tersebut, Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi Anwar Soleh, sabtu (12/5,) semua fasilitas sarana umum harus diprioritaskan, baik sarana pendidikan maupun sarana ibadah. cenderung lebih fokus kepada sarana kesehatan, dalam hal ini Pembanguna Rumah Sakit, sarana Pendidikan, bukan berarti sarana lain tidak penting, semua sarana dan fasilitas umum penting, karena bagian dari hak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan kesamaan berdasarkan hak asasi manusia.

Kami berharap Pemerintah Daerah dan wakil rakyat dapat memberikan keputusan yang terbaik, dan berdasarkan hasil kajian yang matang. Namun tidak terlepas begitu saja, melihat sejarah pembangunan gedung Islamic Center yang mangkrak sejak tahun 2012 lalu yang menelan biaya APBD luar biasa. Kita tunggu saja hasil audit dari BPKP. Pembangunan Islamic Center di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi yang dimulai sejak tahun 2009 hingga saat ini belum rampung. Masalah yang dipersoalkan antara lain, penambahan anggaran dari Rp 29 miliar menjadi Rp 35 miliar yang dianggarkan pada tahun 2012. Pembangunan Gedung Islamic Center ini dimulai sejak tahun 2009 lalu, saat Sa’duddin menjabat Bupati Bekasi.

Saat itu pun sudah digelontorkan dana hingga Rp 50 miliar. Gedung ini dibangun di pelosok desa diatas Tanah Kas Desa (TKD) seluas 3 hektare di Desa Srimahi, Tambun Utara. Biaya pengurugan lahan sawah yang saat itu masih digarap warga, nilainya cukup fantastis sebesar Rp 19 miliar.

"Pembangunan Gedung Islamic Center harus tetap dilanjutkan" Itu bagian dari kebanggan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Lembaga KPK Segera bentuk tim khusus dalam pengawasan anggran tersebut, kita bersama masyarakat akan mengawasi dan mengawal pembangunan Gedung Islamic Center yang dipastikan menelan anggaran ratusan miliar, terang Anwar. (Red)

Redaksi Biro Kabupaten Bekasi

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com