Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
11 Januari 2018 | Dibaca: 131 Kali
DI DUGA SAT LANTAS POLRESTA MEDAN YANG SEDANG BERTUGAS TERINDIKASI PUNGLI

Dokumentasi yang dibkirim kan wartawan dari lokasi

Intelmedia.co SUMUT-MEDAN kamis,11/01/2018 Oknum Sat Lantas Polrestabes Medan berpangkat Bripka berinisial (BNR ST) yang sedang bertugas di pos polisi persimpangan Jl.Pemuda/Palang Merah memberhentikan pengendara bermotor dengan bernomor polisi (BK 2986 MAI) yang tidak menyalakan lampu pada siang hari.(Rabu,10/01)kemarin.

Dugaan indikasi pungutan liar ini timbul saat seorang wartawan yang berada di lokasi memantau gerak gerik Bripka (BNR ST) dan si pengendara yang mencurigakan setelah SIM dan STNK di tahan (BNR ST) tidak ada tindakan tilang,tetapi si pengendara disuruh pergi dulu. Lalu wartawan yang mencurigai mereka itu pun langsung mengejar pengendara tersebut dan menanyai nya. "mengapa beliu pergi tanpa membawa surat tilang atau Surat surat nya kembali...??? Dari pengakuan si pengendara,ia di suruh polisi itu agar mutar dulu baru balik lagi menjumpai dia bang "ujarnya Kemungkinan tujuan dari Bripka (BNR ST) untuk mengecoh wartawan agar dugaan kelakuan buruk nya itu tidak di pantau oleh wartawan. Di lokasi yang berbeda di hari dan tanggal yang sama,tepatnya di persimpangan Jl.Sutomo/MT.Haryono. (Aiptu.SNO dan Aiptu.SHTNG) yang bertugas di lokasi tersebut diduga terindikasi pungli,sebab dari pantauan awak media dari kejauhan,dari sekian banyaknya pengendara yang di berhentikan karena menerobos lampu merah dan pengendara sudah di bawa ke dalam pos polisi hanya beberapa pengendara yang keluar membawa surat tilang,yang selebih nya tidak membawa surat tilang. diduga hal yang demikian itu juga ada dugaan indikasi pungutan liar tempat.

Sore nya para awak media pun mencoba menghubungi Kanit Purjawali Sat Lantas Polrestabes Medan (Iptu. Tuchfat Lubis ) untuk mengkonfirmasi pada hal tersebut agar mengecek beberapa nomor polisi kendaraan yang sudah di kirimkan wartawan melalui SMS terkait dugaan pungli tersebut, "Apakah ada didaftar buku tilang anggota nya menyangkut nomor nomor polisi pada kendaraan yang diduga ada atau tidak nya pungutan liat tersebut...???". Namun,Tuchfat belom memberikan keterangan apa pun.

Sungguh miris bila seorang aparatur pemerintah yang tidak bisa menerima kekonsistensian dengan gaji yang di anggap tidak mencukupi,karena yang demikian itu akan melahirkan seorang aparat yang rakus dan memiliki mental pengemis,sehingga berdampak berani melanggar hukum yang mestinya tidak di lakukan.

Harap KAPOLRI dan jajaran nya memperhatikan kesejahteraan anggota POLRI agar terhindar dari dugaan Perbuatan Tindak Pidana Korupsi.

Kepada kapoldasu dan Kasat lantas polresta medan mohon di tindak lanjuti mengenai kasus ini biar mereka yg bertugas tidak semena-mena menakuti masyarakat dengan seragam nya untuk mendapatkan rupiah.

Intelmedia.co Sumut-medan (SMH)

Info dari rekan wartawan di lapangan

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com