CIANJUR, INTELMEDIA.CO - Head kios Bess finance Deden Risman (35) usai metting dengan staff dan jajarannya, telah memberikan solusi dan kesempatan...
CIANJUR INTELMEDIA.CO - Brotherhood 1%MC mengadakan acara bakti sosial. [Toleran&Charity] sangat Banyak dihadiri oleh club motor lainnya juga,...
CIANJUR INTELMEDIA.CO - Dedi Mulyadi Kepala Desa Wargasari, Kec. kadupandak Kab. cianjur selalu aktiv mendukung setiap penyelenggaraan bantuan....
06 Juli 2019 | Dibaca: 99 Kali
DIDUGA TIDAK MEMILIKI POTRET PENDIDIKAN DINAS PROV SULUT

Intelmedia.co SULUT sabtu,06/07/2019    Diduga Tidak Memiliki Potret Pendidikan Diknas Prov Sulut Terus Disorot Tidak adanya peta mutu pendidikan atau yang disebut potret pendidikan dilingkungan Dinas Pendidikan Nasional baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara dalam memantau setiap perkembangan serta kemajuan pendidikan baik ditingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas bukan hanya menjadi kesulitan tersendiri buat seorang kepala dinas pendidikan dan jajarannya didalam mengetahui sejauh mana mutu pendidikan dapat terjamin kualitasnya tapi juga menjadi tolok-ukur dalam melakukan evaluasi terhadap mutu pendidikan dimasing-masing jenjang pendidikan baik Negeri maupun Swasta. Peta mutu pendidikan penting dimiliki oleh setiap dinas pendidikan yang didalamnya menggambarkan sebuah proses belajar-mengajar berlangsung sesuai dengan kurikulum pendidikan tapi juga untuk mengetahui lebih jauh tentang bidang study apa saja yang menonjol dan yang tidak menonjol, kemudian dimata letak permasalahan yang sebenarnya dari bidang study yang kurang menonjol, untuk dicarikan solusi komprehensif agar bidang study dimaksud baik mutu dan kualitasnya setara dengan bidang study lainnya sehingga dengan demikian tidak ada bidang study tertentu lebih menonjol dari bidang study lainnya ,” ujar salah-satu tokoh pendidikan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Potret pendidikan juga menjadi sangat urgent untuk menjadi rujukan sebagai bahan evaluasi disaat kualitas pendidikan Sulawesi Utara mengalami keterpurukan seperti bukan, sekedar melakukan beda mutu pendidikan di forum Musyawarah Kerja Kepala-kepala Sekolah lanjutan tingkat atas dan menengah pertama dengan menelorkan rekomendasi yang digelar belum lama ini dikota Bitung akan tetapi bagaimana menemukan letak persoalan yang sebenarnya, apakah persoalannya terletak pada guru bidang study atau karena persoalan lainnya semisal keberadaan dari sementara guru bidang study tertentu yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) sehingga secara phsikis ikut mempengaruhi mereka menjadi tidak fokus menunaikan kewajibannya sebagai seorang guru. Anjloknya mutu pendidikan daerah ini selain di akibatkan oleh kegagalan seorang Grace Punuh dalam mempertahankan prestasi yang selama ini cukup dikenal bermutu dan berkualitas berada dideretan lima besar secara nasional tapi juga, yang bersangkutan sebagai sosok yang dinilai minim pengalaman serta wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana mengelolah dunia pendidikan menjadi semakin bermutu dan berkualitas termasuk seorang pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dinilai tertutup. Dari sikap ketertutupannya itu semakin menimbulkan kecurigaan berbagai pihak, ada apa dan mengapa Punuh berperilaku seperti itu dan enggan memaparkan secara terbuka tentang kegagalannya dalam menahkodai dinas yang vital, vundamental dan strategis itu termasuk dugaan tidak difungsikannya Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan sebagai sebuah lembaga yang berwewenang melakukan akreditasi terhadap mutu dan kualitas pendidikan dan aspek lainnya yang menjadi kewenangan lembaga dimaksud menjadi persoalan tersendiri buat seorang Grace Punuh dalam mempertanggungjawabkan segala sesuatunya kepada masyarakat ,” ujar sumber. Sementara Musyawarah Guru mata pelajaran juga merupakan potret mutu pendidikan dan bagian penting yang tidak boleh diabaikan begitu saja dalam ikut menentukan mutu pendidikan yang lebih berkualitas. Musyawarah sebagaimana dimaksud adalah satu-satunya ajang sharing, tukar-menukar dan berbagi pengalaman serta pengetahuan, memperluas wawasan dan cakrawala berpikir antara satu dengan lainnya, saling memberikan solusi terhadap persoalan atau kendala terkait proses belajar-mengajar bidang study tertentu yang tak maksimal menjadi maksimal berkat pengalaman serta pengetahuan yang diperoleh melalui forum musyawarah guru mata pelajaran,” kata sumber. Dibagian lain sumber juga menyoroti tentang rekrutmen Kepala Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan diduga dilakukan tidak sesuai ketentuan yang berlaku mengenai penunjukan dan atau pengangkatan kepala sekolah yang belum memenuhi syarat baik aspek kepangkatan, pengalaman kerja dan persyaratan teknis lainnya seperti belum mengikuti test Calon Kepala Sekolah menjadi salah-satu faktor melorotnya mutu dan kualitas pendidikan daerah ini tapi juga lebih pada kapasitas seorang kepala dinas pendidikan jauh dari kata mumpuni dan layak diganti dengan sosok kepala dinas yang berbobot dan berkapasitas, serta mengetahui persis seluk-beluk dunia pendidikan dengan segala persoalannya,” tandas sumber (johny lalonsang)

INTELMEDIA.CO SULUT (SMH)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com