Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
13 Juni 2018 | Dibaca: 187 Kali
"Desa Nyalindung Masih Pasang Papan Informasi Tahun 2016 dan Dipasang Secara Tersembunyi"
KADES NYALINDUNG TABRAK UU NO 14 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI PUBLIK

Cianjur Intelmedia.co - Tidak transparannya Infomasi Publik kepada masyarakat, menjadi pertanyaan besar warga Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. Pasalanya, disaat masyarakat seringkali mendengar dan melihat para jebabat publik melalui media elektronik, terhadap penyalahgunaan anggaran baik secara sendiri atau secara bersama untuk menguntungkan diri sendiri.

Minimnya pengawasan masyarakat, memberi jalan dan peluang para pejabat untuk melakukan korupsi. Diungkapkan Pudin Ketua Lembaga KPK Komunitas Pengawas Korupsi DPC Kabupaten Cianjur. Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) sangat berpotensi dan banyak celah untuk melakukan korupsi, karena minimnya keterlibatan masyarakat dalam kontrol sosial, serta minimnya informasi sehingga masyarakat kurang mengetahui secara umum khusunya Masyarakat di wilayah desa Nyalindung. Ungkap Pudin ketua lembaga KPK .

Belum semua masyarakat mengetahui status dan peruntukan dana desa, yang rutin di gelontorkan baik dari anggaran APBN, PROVINSI dan APBD, Bahwa dana desa pada hakekatnya adalah dana masyarakat,"dari rakyat kembali untuk rakyat" dimana aparat daerah dan aparat desa diberi tugas untuk mengelola dengan baik, Pudin mengatakan, untuk pengawasan di lapangan, Kemdes PDTT sudah mewajibkan setiap kepala desa untuk memasang papan pengumuman di kantor desa yang berisikan laporan mengenai semua hal yang berkaitan dengan dana desa. Mulai dari berapa besar dana yang diterima hingga penggunaan atau realisasi secara berkala dan faktual.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat juga ikut mengawasi, sehingga ada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Namun kenapa, !! ko desa Nyalindung masih pasang papan informasi tahun anggaran 2016. Yang masih terpasang dan terkesan tersembunyi, lalu, mana realisasi anggaran berikutnya ? 2017 dan 2018 ? bukankah setiap tahunnya pendapatan dan pembelanjaan desa itu terus mengalir dan berubah peruntukannya, yang sudah jelas jelas menjadi pertanyaan masyarakat, dan sorotan Lembaga KPK. 

"Masa buat bikin papan informasi tidak ada, namun buat kasih wartawan selalu ada," sindir Pudin, dan menurutnya ada nilai positif dibalik maraknya kasus penyelewengan dana desa akhir-akhir ini, makin banyak kasus yang dilaporkan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat semikin tinggi, sehingga sekecil apapun tindakan korupsi bisa dengan mudah terdeteksi.

Adanya pengaduan warga desa Nyalindung kepada Lembaga KPK, terhadap dugaan dugaan awal telah terjadinya penyimpangan dan penyalah gunaan wewenang kepala desa Nyalindung Jainundin, Lembaga KPK Langsung turun ke wilayah untuk melakukan konfirmasi bersama Intelmedia.co, namun sangat disayangkan, kepala desa sedang tidak ada diruang kerjanya, kata salah satu staf desa, bahwa bapak belum masuk kantor. Akhirnya tim Intelmedia.co mencoba menghubungi kepala melalui alat komunikasi (hp) tapi sangat disayangkan beberapa nomor kades Jainudin yang di hubungi tidak ada yang aktip ? Tim Intelmedia.co dan tim Lembaga KPK mencoba menghubungi sekertaris desa Asep dengan mengunakan alat komunikasi (hp)  untuk konfirmasi terkait informasi yang kami terima, Sekdes Asep dengan nada singkat menjawab, "Emang ada masalah apa pak di desa Nyalindung" uangkap sekdes Asep saat di hubungi intelmedia.co.

Warga desa Nyalindung berharap, adanya Transparansi pemerintah desa kepada warganya melalui papan informasi yang di pasang secara terbuka biar kami bisa tahu setiap tahunya berapa pendapatan desa dan pembelajaan desa ," uangkap warga desa nyalindung yang tidak mau disebutkan namanya.

Beberapa kali Tim Intelmedia.co datangi rumahnya Kades, karna di kantornya tidak pernah ada, bahkan dikatakan istri kades, "bapaknya ga ada, tau kemana !! udah ga pulang pulang," terangnya.

Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) Kab Cianjur meminta Bupati Cianjur tindak tegas kepala desa Nakal, Inspektorat harus berani memberikan sangsi secara administrasi dan merekomendasikan sangsi pindana kepada pihak berwenang bila jelas terbukti melakukan Tindak Pidana Korupsi. (Debi)

 

INTELMEDIA.CO, BIRO KABUPATEN CIANJUR

 

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com