CIANJUR INTELMEDIA.CO -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mazelis Dzikir dan Solawat (Mazolat) Kabupaten Cianjur menggelar aksi gaungkan 'Solawat...
CIANJUR INTELMEDIA.CO -  Telah di buka maranggi dan ayam bakar GUNTUR. Enak dan lejat juga halal, yang beralamat di Jln Siliwangi Cianjur - Gg,...
Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
01 April 2019 | Dibaca: 121 Kali
KEJAKSAAN NEGERI CIANJUR LAMBAT MENANGANI DUGAAN KASUS KORUPSI DESA

kejaksaan negeri cianjur

KEJAKSAAN NEGERI CIANJUR LAMBAT MENANGANI KASUS KORUPSI DESA

INTELMEDIA.CO - Kejaksaan Negeri Cianjur mencatat selama 2018 ada tiga kepala desa yang dilaporkan diduga melakukan tindak pidana korupsi, dan menyalahgunakan anggaran dana desa (DD) juga program-program desa yang tidak berjalan,

Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Yudhi Syufriadi, mengatakan, ketiga kepala desa yang dilaporkan tersebut rata-rata diduga melakukan pembangunan tidak sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan.

“Tapi semuanya masih dalam tahap penyelidikan, belum ada tersangka ataupun naik prosesnya ke pengadilan,” ujar dia kepada wartawan Intelmedia.co, belum lama ini.

Sementara, lanjut Yudhi, untuk di tahun ini belum ada laporan ataupun temuan terkait penyalahgunaan dana desa, Mengingat pelaksanaannya baru berjalan dan belum bisa terlihat laporan pengelolaannya.

“Untuk 2019 ini belum ada, kan masih berjalan. Jadi belum terlihat apakah ada indikasi penyelewengan dana desa atau tidaknya,” ujarnya.
Yudhi menegaskan, pihaknya akan menegur secara langsung siapa saja kepala desa yang melanggar aturan secara pidana, meskipun Kejaksaan Negeri Cianjur dan kepala desa se-Kabupaten Cianjur sudah melakukan mou beberapa waktu yang lalu.

“Mou itu kan sifatnya untuk perkara perdata, sekaligus memberikan kesadaran hukum supaya tidak melakukan tindakan perkara perdata ataupun pidana. Jika nanti ada yang memang melakukan tindak pidana penyalahgunaan anggaran dana desa pasti akan kami proses,” tandasnya.

Di sisi lain, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaku menerima beberapa laporan terkait kepala desa yang diduga melakukan penyalahgunaan anggaran. Namun, dia berharap ke depan tidak ada lagi kepala desa yang tersangkut dalam masalah hukum.

“Pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana besar agar di tingkat desa juga ada pembangunan. Makanya, harus dijalankan secara optimal dengan mengacu pada regulasi yang ada. Saya harap tidak ada lagi laporan atau temuan-temuan penyalahgunaan, Pengelolaan dana desa harus murni untuk pembangunan di desa,” pungkasnya. 

Kabiro, INTELMEDIA.CO (Kips)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com