Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
25 Agustus 2018 | Dibaca: 274 Kali
KETUA UMUM ORMAS RELAWAN MILITAN PRABOWO INTRUKSI ANGGOTANYA UNTUK KAWAL KEGIATAN GANTI PRESIDEN 2019

M FIRDAUS OIWOBO SH

Intelmedia. Co

Menjelang pilpres tahun depan yel yel #2019 Ganti Presiden# semakin gencar di suarakan

Yel yel tersebut dituangkan dalam berbagai materi

Baik materi orasi, lagu maupun lainnya

Hastag ganti presiden ini muncul saat sebagian masyarakat indonesia kecewa terhadap kepemimpinan presiden jokowi yang menurut sebagian orang tersebut kurang berpihak kepada kepentingan rakyat

Ini bisa di lihat dari banyaknya penduduk asing dari negri tirai bambu china RRC datang ke indonesia menjadi pekerja di perusahaan yang berada di seluruh pulau indonesia

Masuknya tenaga kerja asing ini membuat warga masyarakat indonesia khawatir akan adanya sabotase pemerintahan kedepan,mengingat kredibilitas negri RRC ini sangat buruk untuk di ajak kerjasama dalam suatu negara

China RRC dikenal sangat lihai dalam merebut suatu negara dengan pola bisnis yang di mainkannya

Banyak contoh negara yang telah takluk oleh negri ini ,Contoh seperti uganda, tibet dan lain lain

Belajar dari catatan buruk tersebut akhirnya sebagian masyarakat indonesia kurang menerima adanya kerjasama antara negara indonesia dengan negri china RRC tersebut

Alasan sebagian masyarakat indonesia diantaranya juga adalah karna negri tirai bambu tersebut menganut faham komunis dan kita ketahui bersama bahwa komunis telah membuat luka yang menganga kepada masyarakat indonesia

Para pendahulu bangsapun telah menetapkan TAP MPR nomer 25 tahun 1966 tentang pelarangan menghidupkan kembali faham komunis, marksisme, dan leninsme

Menurut ketua umum ormas RMP saat di temui team intelmedia. Co hari sabtu 24/8/2018,pemerintah saat ini bisa dikategorikan melanggar TAP MPR 25 tahun 1966 tersebut

"kita ini negara yang berideology pancasila dan negara yang berlandaskan agama 

Masa kita mau sih bekerjasama dengan negara komunis, kan kita tau kalau komunis itu licik

Maka dari itu menurut saya saat ini pemerintah indonesia patut di duga melanggar Tap MPR nomer 25 tahun 1966

Karna telah membuka peluang kerjasama secara hampir menyeluruh di semua sektor pembangunan indonesia dengan negara china komunis

Jika ini dibiarkan maka saya khawatir negara kita akan terampas secara perlahan oleh negri tirai bambu

Saya ga menginginkan negri ini bernasib sama dengan negri tibet, uganda DLL yang saat ini telah direbut keadulatannya oleh china komunis"ujar firdaus

 

Melihat kondisi ini Akhirnya kemarahan masyarakat tidak dapat dibendung lagi

Menjelang pilpres berlangsung sebagian masyarakat indonesia mulai menggaungkan slogan 2019 ganti presiden

Adanya demonstrasi ganti presiden membuat risih sebagian masyarakat yang tidak menyetujui adanya slogan tersebut

Tak ayal lagi pro dan kontrapun terjadi,bahkan hingga hampir terjadi benturan fisik antar kedua kubu diberbagai daerah

Hari sabtu siang tadi pun hampir terjadi bentrokan antara kedua kubu di provinsi riau

Karna akan diadakannya pertemuan yang mengumandangkan slogan ganti presiden besok pagi hari minggu tanggal 25/8/2018

Rombongan aktivis nenowarisman dihadang masa dan aparat di bandara provinsi riau tersebut

Sampai malam inipun masih terjadi negosiasi antara pihak penyelenggara dengan aparat kepolisian polda riau

Hal ini mengundang perhatian M Firdaus Oiwobo SH selaku ketua umum Relawan Militan Prabowo yang mendukung aksi tersebut

Firdaus menilai pertemua akbar dengan slogan 2019 ganti presiden itu bukan merupakan suatu pelanggaran karna lokasi acaranya ada disatu titik tertentu yang sudah ditetapkan dan tidak mengganggu wilayah lain

Menurut firdaus ini sama dengan menciderai demokrasi

"negara ini negara demokrasi kenapa orang mau mengemukakan pendapat dilarang kan panitia acara tersebut sudah memberikan surat pemberitahuan acara kepihak yang berwajib

Lalu kenapa masalah ini dibesar besarkan dan menjadi permasalahan yang seakan besar

Padahal ini kan suatu bagian dari proses demokrasi

Jika terus terusan di larang begini, buat apa kita adakan pertandingan politik

Kalau gitu kita pake cara lama aja.. Siapa yg kuat itu yg mimpin,semacam di hutan liar

Kenapa semua kegiatan pesta demokrasi dilarang

Ini sangatlah menciderai demokrasi, apalagi sekarang inikan tahun politik

Jadi menurut saya semua pihak haruslah dewasa dalam menerima hal ini

Kan ga ada yang ribut juga dikubu kami malah yang  kami rasakan kami sering diintimidasi 

Apakah ini yang dinamakan demokrasi kalau hal ini terus dibiarkan maka saya yakin negri ini akan jadi negri yang menganut sistem bae bar

Dalam kesempatan ini saya juga mengintruksikan kepada seluruh anggota ormas relawan militan prabowo dari sabang sampai merauke untuk mengawal semua aset demokrasi milik pasangan pilpres prabowo dan sandi

Saya harap anggota ormas rmp yang saya pimpin ini mampu bekerjasama dengan pihak aparat baik TNI maupun POLRI untuk menjaga stabilitas nasional agar tetap kondusive"pungkas firdaus(red#syh)

 

 

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com