Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
01 Mei 2018 | Dibaca: 553 Kali
KETUM ORMAS RMP ANGKAT BICARA BAHWA PEMERINTAH RI DIDUGA MELANGGAR TAP MPRRI NOMER 25 TAHUN 1966 TENTANG PELARANGAN KOMUNIS DI INDONESIA

KETUM ORMAS RELAWAN MILITAN PRABOWO

intelmedia.co,

sejak zaman kemerdekaan republik indonesia partai komunis sudah sangat di larang oleh pemerintah karena dianggap berbahaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

komunis selalu meninggalkan cerita pahit di belahan dunia manapun dan di kenal dengan kelicikannya dalam mengadu domba serta dalam menjalankan syahwat politiknya

para pendahulu bangsa ini telah lama mengubur cerita kelam tentang kekejaman komunis di bangsa ini dengan di keluarkannya TAP MPRRI Nomer xxv tahun 1966 yang berisi larangan menyebarkan dan menghidupkan kembali paham komunis di indonesia

menurut M FIRDAUS OIWOBO SH yang saat ini menjabat sebagai ketua umum relawan militan prabowo ,jika dilihat isi dari bunyi TAP MPRRI nomer xxv tahun 1966 ini sudah seharusnyalah bangsa indonesia paham hukum dan aturan bahwa sesungguh nya pesan yang di amanahkan oleh leluhur bangsa didalam tap MPR tersebut mengandung makna yang dalam bahwa bangsa indonesia jangankan membangkitkan ideology komunis,bahkan lebih dari itu berteman atau kerjasama dengan negara komunis saja tidak boleh

firdaus berpendapat bahwa apapun yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari hari dengan komunis manapun sebaiknya di hindari

"kita harus melihat sejarah lampau bangsa ini

jangan merekayasa alibi apapun tentang pelarangan komunis di bangsa ini

apalagi sampai menggiring opini bahwa komunis adalah korban dari politik masa lalu bangsa indonesia

kalau sampai pendapat itu di benarkan,itu berarti kita mengenyampingkan TAP MPR RI nomer xxv tahun 1966 tentang pelarangan komunis di bangsa ini

maka saya berpendapat bahwa bangsa ini telah menyalahkan perjuangan para pahlawan bangsa ini"ungkap firdaus

firdaus juga menyayangkan adanya kontrak kerjasama negara indonesia dengan Republik china dalam hal pembangunan hingga menghalalkan masuknya tenaga kerja asing asal china besar besaran

menurut firdaus bahwa tindakan pemerintah RI  ini bisa di kategorikan sebagai pelanggaran konstitusi yang bisa berakibat fatal 

firdaus menyarankan agar pemerintah Indonesia segera memutus hubungan kerja dengan  china jika masih mengirimkan tenaga kerjanya ke indonesia

firdauspun mengingatkan kepada pemerintah republik indonesia bahwa di bangsa ini masih ada TAP MPRRI nomer xxv tahun 1996 tentang pelarangan berdirinya komunis

"saya meminta kepada pemerintah RI untuk menstop atau menyudahi penerimaan buruh atau tenaga kerja asing dari china karna akan sangat membuat resah masyarakat indonesia

jika hal tersebut tidak di lakukan,maka saya menganggap bahwa pemerintah indonesia diduga telah melanggar konstitusi"pungkas firdaus

sementara itu saat di temui ditempat yang terpisah  team intelmedia berhasil mewawancarai salah seorang aktivis partai PDIP tentang pelarangan komunis bangkit lagi di indonesia

aktivis partai berlambang banteng ini memilih menjawab dengan kalimat "no coment" lalu pergi meninggalkan team intelmedia.co (red#syh)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com