Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
INTELMEDIA.CO KABUPATEN BEKASI - Peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, Jumat (9/2) menjadi momen penting bagi Ikatan wartawan online (IWO)...
Minggu, 10 Desember 2017
...
05 September 2017 | Dibaca: 390 Kali
LEMBAGA KPK ANCAM MUNDUR DARI KEANGGOTA UNO PBB JIKA TIDAK PERHATIKAN KONFLIK ROHINGYA

Inilah sosok biksu budha kejam yang bunuh muslim

Intelmedia.co,akhir akhir ini sering sekali terjadi perselisihan antara agama,kejadian ini bukan saja terjadi di wilayah Republik Indonesia saja

Kejadian ini bahkan terjadi dibanyak negara baik asia,eropa,timur tengah maupun amerika

Ketegangan antar umat beragama ini akhirnya berimbas kemana mana,bahkan lebih mencengangkan lagi ketegangan antar umat beragama juga terjadi baru baru ini di rohingya negara myanmar

Terjadi pembantaian keji terhadap umat islam sebagai kaum minoritas di negara myanmar wilayah rohingya

Kejadian ini sangat mengiris hati umat islam baik di rohingya negara myanmar sendiri maupun di seluruh dunia

Pembantaian umat islam ini diduga diprakarsai oleh kaum mayoritas agama budha di myanmar

Myanmar yang di kenal sebagai negara yang baru saja memerdekakan diri dari burma ini mengundang perhatian dari berbagai negara di seluruh dunia

Banyak tanggapan miring tentang pembantaian umat muslim yang di lakukan oleh umat budha di negara myanmar wilayah rohingya

Yang lebih ironis lagi aung shan suu kyi sebagai penerima nobel perdamaian dari pbb malah bertindak sebaliknya diduga ikut mengintruksikan kepada tentara myanmar untuk membantu umat budha dalam melaksanakan hajat jahatnya dengan membantai umat muslim

Ribuan umat muslim mati sia sia di tangan tentara myanmar dan pemuka agama budha

Dalam 3 hari kaum pemuka agama budha dan tentara myanmar membunuh 3000 umat muslim di rohingya dengan perbuatan yang sangat keji dan melanggar hukum internasional tentang kemanusiaan (HAM)

Kejadian ini di kecam keras oleh pemimpin negara turki Reccep tayyip erdogan

Erdogan mengutuk keras perlakuan pemerintah myanmar terhadap umat islam tersebut

Bahkan erdogan pun berjanji akan menurunkan militernya di wilayah perbatasan myanmar jika pemerintah myanmar tidak berniat menghentikan pembantaian umat muslim di rohingya

Kecaman juga datang dari berbagai negara

Baik dari kalangan birokrat maupun dari kalangan lsm dan organisasi kemanusiaan lainnya

Bahkan di indonesia sendiri lembaga komunitas pengawas korupsi atau yang biasa di singkat lembaga kpk menyatakan sikap akan mundur dari kepengurusan UNO persatuan bangsa bangsa (PBB) yang ada di asia tenggara

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa lembaga kpk telah bergabung dengan beberapa organisasi anti rasuah dunia di asia tenggara dibawah bendera United nation organisation (UNO)persatuan bangsa bangsa sejak tahun 2016

Saat ditemui di kantor nya ketua umum lembaga kpk M firdaus Oiwobo,SH yang juga seorang pengacara kondang ini menyatakan" sikap keras" akan mundur dari kepengurusan UNO PBB jika persatuan bangsa bangsa membiarkan pembantaian umat muslim di rohingya

Firdauspun meminta kepada sekjen PBB anthonio gueteres agar bersikap seperti laki laki dan jangan seperti wanita kebanyakan yang lemah gemulai dalam bertindak

"Saya meminta kepada sekjen PBB bapak anthoni gueteres agar bersikap tegas dan jangan seperti  wanita dalam menyikapi hal yang terjadi di rohingya negara myanmar

Karena ini sudah bukan masalah konflik agama lagi

Ini sudah melanggar hak azasi manusia,dan ini adalah bencana kemanusiaan yang perlu disikapi bersama

Buat apa kami ikut organisasi dunia kalau pemimpinnya saja kaya banci dan macan ompong"tanggapan firdaus saat di wawancara team intelmedia.co di kantornya bilangan alam sutra tangerang selatan pada hari senin tanggal 5 september 2017

"Saya yakin jika tidak segera diambil tindakan tegas terhadap pemerintah  myanmar

Konflik agama ini akan meluas ke negara lain

Dan bukan ngga mungkin umat budha di negara lain akan di bantai oleh umat muslim diseluruh dunia"pungkas firdaus melengkapi wawancaranya dengan team intelmedia.co (red#syr)

 

 

 

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com