Minggu, 10 Desember 2017
...
Intelmedia.co, di era reformasi ini para pemburu berita sangatlah diperlukan dalam melaksanakan tugas peliputan yang dikenal sebagai petugas...
Intelmedia.co SUMUT-medan (26/05/2017) acara Rakernas dan Hut LEMBAGA KPK yang ke 2 di adakan pada tanggal 20-21 mei 2017 yang berlokasi di...
29 Desember 2017 | Dibaca: 52 Kali
MANAJER PTPN II RESMI MELAPORKAN SALAH SATU OKNUM POLRI KEPOLDA SUMUT

Intelmdia.co Sumut (29/12/2017)-Oknum Polsek Bangun Purba, Polres Deliserdang, Aiptu A Tarigan dilaporkan Manajer Kebun Limau Mungkur PTPN II, Fajar P Saragih (45) ke Bidang Profesi Pengamanan (Propam) Polda Sumut. Pelapor melalui kuasa hukumnya, Sastra menjelaskan ketika pihak kebun Limau Mungkur PTPN II, Kecamatan STM Hilir yang tercatat berstatus Hak Guna Usaha (HGU) aktif dengan alas hak HGU Nomor: 94/Lau Barus Baru melakukan okupasi pembersihan lahan. Pembersihan lahan ini dilakukan karena lahan tersebut akan ditanami sawit.

Dalam proses okupasi itu pihaknya mendapati bangunan milik terlapor Aiptu AT yang diketahui merupakan oknum personel Polsek Bangun Purba masih kokoh berdiri "Selaku kuasa hukum PTPN II di samping sudah memberikan peringatan terbuka pihaknya juga akan melakukan somasi perorangan pada terlapor agar segera mengosongkan dan membongkar bangunan yang ada di lahan tersebut.

Bukannya yang bersangkutan mengindahkan somasi, malah dia melaporkan klien kami ke Poldasu atas dugaan pengrusakan pada 16 Desember lalu," ujar si Sastra, Kamis (28/12/2017)kemaren.Dijelaskan Sastra, Aiptu A Tarigan dilaporkan karena tidak menaati perundang-undangan yang berlaku, baik yang berhubungan dengan tugas kedinasan maupun yang berlaku secara umum yo melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat negara, pemerintah atau Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf G yo Pasal 5 huruf A peraturan pemerintah (PP) RI Nomor 2 Tahun 2003 sebab telah menguasai lahan milik kebun Limau Mungkur PTPN II tanpa hak. Selanjutnya, kata Sastra, pihaknya melayangkan somasi kepada terlapor sampai dua kali.

Somasi kedua bernomor: 122/SAA&REK/XII/2017 soal perintah pengosongan/pembongkaran tanggal 18 Desember 2017 juga tak diindahkan terlapor. Karena tidak ada itikad baik terlapor untuk menaati somasi tersebut akhirnya pihaknya melaporkan Aiptu AT ke Bid Propam Poldasu dengan nomor: STPL/68/XII/2017/Propam tanggal 27 Desember 2017. "Pada kesempatan ini saya minta kepada terlapor agar taat hukum. Apalagi yang bersangkutan sebagi aparat hukum yang harusnya bisa memberi contoh yang baik pada masyarakat. Begitu juga kepada pihak lain yang menduduki lahan HGU aktif (masih berlaku) milik PTN II agar segera mengosongkan/meninggalkan lahan tersebut. Karena lahan itu akan diusahai kembali oleh perusahaan sesuai kebutuhan," ucapnya. Direksi PTN II saat ini, lanjut Sastra, berkomitmen mengurus perusahaan dengan bekerja sungguh-sungguh dalam menjaga dan mengelolah aset.

Klien kami dalam hal ini Direksi PTPN II mengatakan seluruh HGU aktif harus dikelola sebagimana mestinya. "Berdasarkan pantauan saya karyawan dan keluarga besar PTPN II sangat mendukung langkah-langkah kerja keras Direksi saat ini. Yang saya dengar dari karyawan kewajiban perusahaan yang merupakan hak karyawan seperti gaji sudah berjalan lancar,"sebutnya. Sastra kembali mengingatkan kepada pihak-pihak yang menduduki lahan HGU aktif yang masih berlaku milik PTPN II agar segera menghentikan aktivitas dan mengosongkannya, agar tidak berurusan masalah hukum dikemudian hari.

Terlapor, Aiptu A Tarigan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwasannya lahan yang ia usahai sejak tahun 1997 itu tidak masuk dalam kawasan HGU milik Limau Mungkur PTPN II. Ada sekitar 3 hektare lahan yang diusahainya dengan alas hak SK camat. "Itu bukan lahan PTPN II. Kami sudah beberapa kali melakukan audiensi dengan pihak perusahaan tapi tidak menemukan titik terang,"ujar beliau.

Intelmedia.co Sumut (SMH)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com