Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
23 Juni 2018 | Dibaca: 495 Kali
PENGACARA COWBOY KEMBALI MEMBAGI BELASAN UNIT MOBIL MEWAH UNTUK INVENTARIS PARA KETUA LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI YANG BERPRESTASI

M FIRDAUS OIWOBO SH SI PENGACARA COWBOY

Intelemedia.co

Wacana pemubabaran komisi pemberantasan korupsi atau yang biasa di sebut KPK membuat sebagian masyarakat geram

Pembubaran Kpk tersebut di prakarsai oleh pejabat yang tidak menginginkan adanya tumpang tindih kewenangan di tubuh institusi negara selaku penegak hukum

Hal ini bisa dikatakan benar jika kita lihat dari status kpk yang saat ini belum mempunyai alas hak secara konstitusi sebagai landasan dalam menjalankan tupoksi nya

Banyak perdebatan  yang miring tentang status lembaga anti rasuah ini 

Kpk di anggap tidak berdiri atas lembaha executive,legislative maupun yudikative

Kerancuan ini terjadi hingga saat ini,sementara disatu sisi kpk sudah menjalankan tugas yang harusnya di emban penuh oleh lembaga exevutive dan yudikative

Keadaan ini diperparah lagi dengan adanya pergerakan kpk yang begitu mengkhawatirkan para kaum penggiat korupsi dalam hal ini koruptor

Koruptor mulai resah dengan banyaknya pejabat yang tertangkap tangan oleh kpk

Namun sangat di sayangkan,karyawan kpk yang jumlahnya sedikit akhirnya harus menelan ludah karna banyak nya kasus korupsi di daerah yang belum terjangkau oleh tangan mereka

Melihat gelagat ini,M FIRDAUS OIWOBO,SH sang pengacara cowboy berinisiatif mendirikan suatu lembaga anti rasuah yang berbentuk organisasi nearlaba,dengan tujuan membantu pemerintah dalam memberantas korupsi

Akhirnya tiga tahun lalu tepatnya tanggal 18 mey 2015 lembaga Komunitas pengawas korupsi yang saat ini dipimpin oleh pengacara cowboy berhasil mengantongi izin oprasi lembaga dari pemerintah dalam ikut serta berperan mengawasi kebijakan publik pemerintah serta mengawasi dana apbn dan apbd

Mulailah firdaus membangun organisasi nya dengan biaya nya sendiri tanpa meminta minta apalagi mengemis kepada pemerintah republik indonesia

Puluhan kendara roda dua dan roda empat sudah di keluarkan oleh firdaus sipengacara cowboy 

Tujuannya hanya untuk mempermudah anggotanya yang mempunyai kemauan yang sama seperti dirinya dalam bekerja untuk memberantas korupsi di bangsa ini

Diakui firdaus sejak berdiri lembaga kpk sampai saat ini tidak sepserpun mendapatkan dana pembinaan dari pemerintah indonesia layaknya seperti organisasi lain di indonesia

Lembaga kpk seakan menjadi momok yang menakutkan kedua bagi koruptor setelah komisi pemberantasan korupsi

Tak terhitung hingga milyaran dana pribadi yang dikeluarkannya untuk membentuk lembaga kpk diseluruh pelosok negeri indonesia

Dari sabang sampai merauke lembaga kpk menjamur bagaikan virus yang mematikan bagi koruptor

Kepengurusan lembaga kpk hampir terbentuk di seluruh provinsi indonesia

Firdaus berniat akan membeli lagi sekitar 40 unit kendaraan roda empat dan puluhan unit kendaraan roda dua untuk di kirimnya kedalam plosok terpencil daerah indonesia

Firdaus bertekad akan terus melawan pergerakan koruptor agar tidak terlalu merugikan bangsa indonesia

Diakuinya sudah banyak pejabat yang masuk ke hotel prodeo bahkan meninggal dunia karna di laporkan oleh anggotanya kepihak berwajib dengan data autentik yang didapatinya

Firdaus berencana akan mempertanyakan ke mendagri tentang biaya pembinaan untuk organisasi yang positife kegiatannya seperti organisasi lembaga kpk yang didirikannya

Firdaus juga sudah menyiapkan tanah beberapa hektar untuk membangun panti rehabilitas narkoba dan yayasan yatim piatu serta rumah singgah bagi para dhuafa

"saya dalam bekerja tidak suka banyak rencana apalagi beretorika,kalau saya mampu ya saya kerjakan"ujarnya

Saat ditanya apakah dirinya pernah mendapat bantuan dari para pengusaha diindonesia yang simpati pada pemberantasan korupsi

Firdaus mengatakan bahwa dirinya tidak pernah dibantu oleh siapapun masalah biaya untuk mebesarkan lembaga kpk yang didirikannya

"saya takut kepala dan harga diri saya di beli oleh mereka yang menjadi donatur pergerakan saya,saya aktivis yang punya harga diri

Sejak dibangku kuliah saya sudah hoby beeorganisasi

Makannya sampai kapanpun saya akan tetap berorganisasi

Apalagi ada kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat dan merugikan bangsa

Pasti saya lawan"jelasnya dengan lugas

"Saya sangat menyayangkan di tubuh mendagri dan kemenkumham kurang terbuka akan anggaran pembinaan organisasi,padahal nilainya milyaran rupiah

Saya minta kepada mendagri dan kemenkumham jika dana pembinaan untuk organisasi lembaga komunitas pengawas korupsi sudah ada,agar segera di kucurkan

Mengingat makin banyak pekerjaan rumah lembaga kpk kedepan dalam memberantas korupsi

Jika hal itu tidak di lakukan,maka saya meminta komisi pemberantas korupsi mulai mengawasi tindak tanduk mendagri dan kemenkumham

Saya takut ada gerakan koruptor didalam tubuh kemendagri dan kemenkumham"pungkasnya(Red#syh)

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com