INTELMEDIA.CO KABUPATEN BEKASI - Peringati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, Jumat (9/2) menjadi momen penting bagi Ikatan wartawan online (IWO)...
Minggu, 10 Desember 2017
...
Intelmedia.co, di era reformasi ini para pemburu berita sangatlah diperlukan dalam melaksanakan tugas peliputan yang dikenal sebagai petugas...
11 April 2018 | Dibaca: 121 Kali
Dugaan Korupsi
Tangkap dan Jebloskan Kades Talaga Sukabumi Ke Penjarah

Sukabumi_Intelmedia.co.Usai dipublikasikan oleh media dugaan korupsi oleh Kades Talaga Aep Saefuloh membuat nomor satu ini kasat kusut cari perlindungan.

Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi Jawa Barat Sofyan Salle ketika di konfirmasi via telepon selulernya mengafresiasi atas informasi yang di ungkap oleh Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang di alamatkan pada kepala Desa Talaga Kec Caringin Kab Sukabumi.

Seraya memintah untuk membawa bukti pendukung atau bukti awal dokumen dugaan korupsi tersebut untuk dapat di tindaklanjuti penyilidikanya.

"Bagus itu berita,kalau bisa tolong dokumen pendukung di bawah ke kantor atau buat bentuk laporan akan kami tindaklanjuti"kata Sofyan di ujung telepon.

Ketika ditanya bahwa dugaan korupsi tersebut sudah perna di tangani oleh Kajari Kab Sukabumi,Sofyan mengatakan akan mempertanyakan hal itu pada anak buahnya.

Sementara itu bagian intelijen mengakui bahwa dugaan korupsi tersebut sudah perna di tangani.

"Kalau tidak salah ,kasus ini sudah perna di tangani, namun demikian atas kedatangan bapak_bapak dari lembaga KPK,kasus ini akan kami tindaklanjuti kembali" Jawabnya pada tim L KPK.

Untuk di ketahui,Dugaan praktik korupsi pada Aep Saefullah kepala Desa Talaga Kec Caringin Kab Sukabumi.

Tudingan perampasan yang bukan haknya yang ditudukan oleh warga Talaga,dimana Aep disinyalir melakukan korupsi dalam anggaran pendapatan dan belanja Desa TA 2016,bahkan dokumen dan laporan tersebut sempat ke meja penyidik di kejaksaan Kabupaten Sukabumi.

Namun sayang,berkas dugaan korupsi yang di laporkan oleh Lembaga KPK DPC Sukabumi tersebut terkesan di petieskan dan diduga oknum kejaksaan telah menerima suap dari kades tersebut.

Dugaan suap antara Kades dengan oknum kejaksaan di Kajari Sukabumi dengan tujuan untuk menghentikan penyidikan atau pengembangan kasus tersebut,terang tim 

Tudingan dugaan penyalagunaan jabatan, sumber membeberkan lewat dokumen tertulis yang diserahkan pada wartawan intelmedia dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) tim

Dalam dokumen tersebut di beberkan,Kades Aep Seafulloh di tuding mengalokasikan anggaran desa secara fiktif dan Mark Up dalam pada tahun anggaran 2016.

Dan sumber memprediksi kerugian mencapai Rp.486.326.096 selama tahun 2016.

Aep Saefulloh ketika di konfirmasi di kantornya 5/04 mengakui bahwa dirinya sudah perna diperiksa penegak hukum terkait laporan masyarakat yang menuduh dirinya melakukan korupsi, seraya mengatakan bahwa dirinya merasa sudah selesai.

Ketika di pertegas apa maksud "sudah selesai" Aep terlihat bingung memberikan menjawaban dengan mimik wajah pucat pasih dan keringat dingin.

"Saya pikir masalah ini sudah selesai,mungkin yang memberikan laporan ini belum puas kali " terang Aep kepada tim Lembaga KPK ,Intelmedia.co dan zonadinamika.com. metro republik.com.

Aep mengatakan soal tuduhan pos Yandu fiktif,dirinya mengatakan bahwa itu tidak benar dan ada fisiknya,sama halnya dengan jalan,jalan tersebut sudah di kerjakan,adapun tandatangan a/n warga itu fiktif.terang Aep.(tim)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com