Intelmedia.co Allahuakbar,Allahuakbar,Allahuakbar Takbir berkumandang diseluruh antero dunia pertanda umat islam merayakan hari kemenangan yang...
intelmedia.co perjalanan karir dua pengacara kondang yang kontroversial ini sangatlah mencengangkan bayangkan saja,umur yang masih terbilang...
Bogor - Intelmedia, Kemeriahan HUT Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) semakin heboh saat Charly Van Houten datang. Turut memeriahkan juga...
14 Mei 2018 | Dibaca: 153 Kali
TEROR BOM SAAT INI " REKAYASA ATAU MURNI "

M. Firdaus Oiwobo SH

Intelmedia. Co : Teroris Jatim Rekayasa Atau Sungguhan ???

Seluruh Warga kota Surabaya dan Jawa Timur merasa sangat terpukul, sedih dan mengecam atas terjadinya tindakan teror pengeboman 3 gereja di surabaya, 1 rusunawa di wonocolo sidoarjo dan 1 kantor mapolrestabes surabaya yang memakan 17 korban jiwa serta puluhan korban luka baik dari pihak polisi maupun warga sipil.

Ketua umum Lembaga KPK (Komunitas Pengawas Korupsi) M Firdaus Oiwobo, SH. sangat gusar dan mengutuk kejadian yang sangat jauh dari kata manusiawi tersebut " Jangan sampai teror bom tersebut merupakan sebuah rekayasa pihak tertentu yang melibatkan jejaring internasional untuk mendapatkan gelontoran dana puluhan triliun tapi mengorbankan masyarakat indonesia yang bertentangan dengan  sendi-sendi agama, kemanusiaan bahkan perdamaian, namun jika memang benar bom ini terjadi karna ulah teroris biadab, maka Kami mendesak pemerintah beserta seluruh jajarannya agar menangani masalah ini secara serius, fokus dan transparan".
Firdaus juga menambahkan " bisa saja Amerika dalang dari semua rekayasa ini.contoh seperti ISIS yang notabene lahir dari rekayasa negri paman sam dan sudah menjadi issu internasional saat ini.kejadiannya hampir serupa dengan cara amerika saat ingin membuat porak poranda negara di timur tengah dengan tujuan merampas sumber daya alam nya secara halus

 bisa juga maraknya pengeboman di surabaya terjadi sebagai pengalihan issu nasional yang dalam beberapa waktu terakhir selalu menjadi trending topic dan viral dengan _Tagar 2019 Ganti Presiden_" demikian cetusnya.

Direktur Pengawas Teritorial LKPK Jatim Lesmana melalui WA menambahkan "Dana penanganan terorisme yang bersumber dari APBN sebesar Rp84 Triliun haruslah digunakan secara maksimal dan jika perlu diadakan revisi UU terorisme, untuk menghindari kecolongan sampai separah ini, TNI-POLRI harus bersinergi dan bahu membahu dalam penanganan teroris". 

Beliau pun berharap BIN dan BAIS lebih keras bekerja dan memberikan sosialisasi pada masyarakat. 

"Lembaga KPK melalui tupoksinya sebagai lembaga pengawas kebijakan publik mengingatkan transparansi alokasi dana penanganan terorisme di aktualkan oleh komisi III DPR RI" tutup Lesmana(red#Syh)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia@gmail.com