CIANJUR, INTELMEDIA.CO - Head kios Bess finance Deden Risman (35) usai metting dengan staff dan jajarannya, telah memberikan solusi dan kesempatan...
CIANJUR INTELMEDIA.CO - Brotherhood 1%MC mengadakan acara bakti sosial. [Toleran&Charity] sangat Banyak dihadiri oleh club motor lainnya juga,...
CIANJUR INTELMEDIA.CO - Dedi Mulyadi Kepala Desa Wargasari, Kec. kadupandak Kab. cianjur selalu aktiv mendukung setiap penyelenggaraan bantuan....
21 Juni 2019 | Dibaca: 145 Kali
WARGA DI GEGERKAN OLEH MAYAT SEORANG NENEK TANPA IDENTITAS DI JALAN YULIUS USMAN, KELURAHAN SAYANG.

CIANJUR, INTELMEDIA.CO - Warga Jalan Yulius Usman, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur digegerkan dengan penemuan mayat seorang nenek (pengemis, red) tanpa identitas usia paruh baya sekitar 70 tahun terbaring kaku meninggal dunia di samping mess karyawan Dipo Stasiun PT KAI (kereta api, red) Cianjur, sekitar 16:15 WIB, Jumat (21/6).

Kapolsek Cianjur (kota) Kompol Iskandar mengatakan,  sudah ada laporan anggota lagi bergerak ke lokasi langsung ke RSUD Cianjur. Hasil laporan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,  artinya jelas ini meninggal karena sakit dan kondisinya sudah paruh baya tidak kuat bekerja lagi.

"Saat ini sudah dibawa ke RSUD Cianjur,  katanya nenek itu selalu tidur di emperan sekitar lingkungan Dipo Stasiun. Jadi diperkirakan dugaan kuat meninggal karena sakit, " katanya kepada wartawan ini saat dihubungi langsung.

Pantauan di lokasi setelah ada laporan beberapa warga pihak kepolisian dari jajaran Polsek Cianjur langsung jemput bola datang cek sekaligus olah TKP. Selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Cianjur sore itu.

Ati (50) salah satu saksi mata warga Kecamatan Sukaluyu mengatakan, dirinya mengetahui dan kenal dekat di jalan sebagai pemulung (rong sorakan, red) atau pengemis. Kalau kesehariannya panggilannya Yayah, asal warga Padalarang, Bandung Barat.

"Sepertinya sakit dan emang sudah tua juga (lansia, red), saat ini sudah dibawa ke RSUD Cianjur oleh pihak kepolisian," akunya saat ditemui di lokasi sore kemarin.

Hal lain, Budi (52) salah seorang warga setempat memaparkan, dirinya mengenal nenek yang meninggal terbaring sakit tersebut. Sebelumnya saat aktif kereta api Bandung-Cianjur selalu mengemis (minta-minta, red), tapi setelah tidak aktif mungkin jarang pulang.

"Berdasarkan pengakuan dirinya kepada saya itu selalu pulang pergi setiap hari mengendarai kereta api, tapi setelah gak aktif beroperasi sekitar satu hingga dua bulan sekali baru pulang ke Padalarang, Bandung Barat," Pungkasnya 


Kips

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com