pemkab daerah diminta untuk tidak bersipat tebang pilih dalam memberikan ketegasan kepada pihak pela
234 SC SUB REGWIL KEC PACET KABUPATEN CIANJUR MEMINTA PEMKAB DAERAH KAB CIANJUR UNTUK MENGECEK KEMBALI IZIN LEMBAGA PENIDIDIKAN KERJA (LPK) YANG BERDIRI SECARA TIDAK TRANSPARAN / TIDAK MEMASANG PAPAN
234 SC SUB REGWIL KEC PACET KAB CIANJUR MEMINTA PEMKAB DAERAH KAB CIANJUR UNTUK MENGECEK KEMBALI IZIN TERKAIT BERDIRINYA LEMBAGA PELATIHAN KERJA /BAHASA JEPANG,, yang berdomisili di kampung pasekon desa cipendawa kec pacet .,
CIANJUR INTELMEDIA.CO ,, lagi-lagi intelmedia.co terima aduan warga masyarkat ,dugaan adanya pendidikan korsus trening bahasa jepang di kapung pasekon Rt 02/14 desa cipendawa kec pacet kabupaten Cianjur, yang dimana terpat pendidikan bahasa jepang tersebut tidak memenuhi protokol kesehatan juga tidak memasang papan informasi secara terasparan warga masyarkat setempat merasa tempat trening bahasa jeepang tersebut berdiri terkesan kaya perkumpulan yang menentang aturan dan tata tertib lingungan ,sehingga perkerumunan pun terjadi setiap hari dengan adanya tidakan tersebut warga masayarakat kampung pasekon merasa tidak dihomati dengan keadaan tersebut .disilain pendidikan sekolah dasar SD/SMP SMA dan juga pendidikan belum ada yang dapat izin untuk membuka pendidkan karna Negara minta jaga jarak dan tidak boleh adanya perkerumunan demi pemustus mata Rantai Cobid 19 .tegasnya
dengan adanya dugaan perkerumunan yang mengatas namakan pendidikan kursus/trening bahasa jepang dengan badan Lembaga pelatihan kerja AZUMY GAKUIN CENTERE(ACC AGC
senin 22/02/21 pimpinan tntelmedia.co sekaligus ketua lembaga komunitas pengawas korupsi KPK mendatangi tempat yang di adukan oleh warga masyarkat pasekon guna melakukan krocek dan juga konfirmasi ,Sesampainya dilokasi time intelmedia.co bertemu dan dipersilahkan duduk oleh HADI yang mengaku sebagai kepala penangung jawab lembaga pelatihan kerja dirinya menyampaikan kami sudah memiliki semua izin baik dari warga masyarkat dan juga dinas pendidikan,berikut dari pemkab daerah kab cianjur Di terangkan oleh Hadi sambil dirinya menyodorkan beberapa poto yang sudah dipasangnya didalam diding ruangan ,silahkan pak buat di cek dan baca dan jika masih ada yg kurang kami akan segera memenuhi kekurangan nya ? terang hadi Namung hadi tidak memperlihatkan bekti pendirian lainya dan juga surat izin lainya hadi cuman memperlihatkanppotonya izin yang di keluarkan oleh dinas pendidikan kab Cianjur, terang hadi,kegiatan yang terlaksana kurang lebih kurang lebih 60 orang adapun biyaya yang masuk paket dari satu orang empat sampai 5 juta perpaket adapun sisa siswi kami disini campur campur aja kl terkait domisilinya ada yang dari warga cipanas ada juga luar Cipanas .adapun tempat yang menjadi aduan warga itu betul sekali tempat kami juga tapi itu Cabang tempat kami mengajar dan betul kami tidak memasang papan informasi secara terbuka , Terang hadi Namung penerapan protokol kesehatan yang di Cabang tersebut betul kami belum pasang dan betul kami tidak memasang papan informasi karna kami pikir itu cabang ,masih terang hadi,
betul pak kalau temat cabang yg kami miliki di kapung pasekon desa cipendawa belum kami kordinasikan baik ke desa baik kepada pihak kecamatan karna pikir itu cabang dan itu baru kami buka satu bulan pak,, terang Hadi
padahal didalam semua media pemeritah sudah sangat sering menyampaikan untuk berkerja sama dalam memutus mantai rantai Covid 19 dan pemkan daerah kabupaten pun sama sering kali mengingatkan agar semua warga bekerja sama dalam melakukan pencegahan virus covid19 selain itu pemkab daerah juga sering kali mensosialisasikan adanya kegiatan harus di bubui /dilengkapi izin -izin yang diberikan oleh lingkungan dan pihak pemeritah setempat ,,tegas pdn ariwibowo
Red:PDN