Tangerang Banten ~ INTELMEDIA.CO ~ LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI (L-KPK) pada 18 mei 2021 telah memasuki usia 6 tahun terhitung dari masa...
Tangerang ~ Intel Media Bima/intelmedia.co ~ Pada hari sabtu  (11 april 2021). menanggapi perihal laporan saudara Rio refan di polda metro jaya...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
07 September 2021 | Dibaca: 197 Kali
CICIT KANDUNG SULTAN ISMAIL MUHAMMAD SYAH BERPESAN UNTUK MASYARAKAT BIMA DAN DOMPU PERIHAL TAMBANG EMAS " MASYARAKAT DAN PEMERINTAH JANGAN GEGABAH

M Firdaus Oiwobo SH

Intelmedia.co

Paska masa expolrasi tambang emas yang berlokasi di desa hu,u dan sekitarnya,kini perusahaan pengelola tambang emas PT STM dan vallue group sedang fokus dengan exploitasi nya,namun proses expolitasi tambang tersebut masih belum maximal karena terhalang izin exploitasi yang belum terealisasi,namun kegiatan pada tambang emas dompu tersebut perlahan mulai bergerak walau masa pandemi ini belum selesai.

Ada banyak spekulasi yang terjadi di tengah masyarakat,terkait dengan kegiatan di lokasi tambang emas,simpang siurnya berita yang membuat masyarakat kebingungan.

Isyu pembebasan lahan hingga isyu projek smelter pun sampai saat ini masih liar berkembang di tengah masyarakat.

Upaya pembentukan kelompok kelompok kerja masyarakat  yang semakin banyak berkembang di sekitaran tambang emas mulai tidak terbendung.

Niat masyarakat untuk ikut serta dalam pengelolaan tambang emas tersebut membuat semakin semaraknya proses pembangunan fasilitas umum projek tambang emas tersebut.

Namun menurut M Firdaus Oiwobo SH saat di temui team media pada tanggal 2/ 9/ 2021 menyatakan bahwa dalam melaksanakan proses pekerjaan pertambangan di tanah bima dan dompu tidak boleh gegabah,pemerintah dan siapapun yang akan masuk ke tanah keramat atau dana ma mbari haruslah menghargai kearifan lokal,menurutnya bahwa haruslah ada ijin resmi dari keturunan raja dan sultan bima jika tambang emas tersebut tidak ingin menjadi bala dan bencana bagi masyarakat.

Menurutnya kearifan lokal tersebut tidak terlepas dari acara adat istiadat dana ma bari yang sejak dulu di jalankan oleh para leluhur para raja dan sultan bima.

Firdaus dikenal sebagai cicit kandung sultan ismail muhammad syah bin sultan abdul hamid muhammad syah.

M Firdaus Oiwobo SH yang tinggal dan lahir di ibukota jakarta ini selalu berdiskusi dengan para leluhurnya walau jarak antara jakarta dan bima sangatlah jauh.

Menurut firdaus bahwa dirinya akan menugaskan salah seorang keturunan jenateke ( perdana mentri atau pelaksana perintah ) kesultanan bima dalam menata kegiatan di tambang emas terbesar di dunia tersebut.

" saya akan menugaskan salah seorang keturunan jenateke kesultanan bima untuk membantu masyarakat dalam mengurus tata kelola dan mekanisme pekerjaan tambang emas di bima,saya sudah menugaskan team dari Gabungan kelompok tani kecamatan Hu u yang di pimpin oleh pak manan atau pak mansyur untuk mengakomodir masyarakat kelompok tani di dompu dan bima,saya berharap masyakat bisa bergabung ke gapoktan agar mekanisme satu pintu bisa berjalan dengan baik.

Sambil saya dan kerabat istana raja dan kesultanan bima meminta izin kepada lelulur kami untuk pengelolaan tambang emas tersebut,agar di kemudian hari tidak ada bala dan bencana terhadap kampung halaman kami tersebut,"ujarnya.

M Firdaus Oiwobo SH saat ini berprofesi sebagai pengacara dan pengusahaan di ibukota yang dikenal sukses.

Banyak organisasi besar diindonesia yang dipimpin nya.

Firdaus adalah tokoh nasional yang dikenal pemberani melawan ketidak adilan di bangsa ini.(red# syh)

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com