COVID 19 MEMBUAT WARGA MISKIN TERIAK ,, HARAPAN DAPAT PKH MALAH JADI PENONTON WARGA MAMPUH YANG DAPAT BANTUAN PEMERITAH
CIANJUR INTELMEDIA .CO ,,15-april 2020/ Covid 19 membuat puluhan warga miskin menangis ,akibat dapat pendataan yang tidak tepat lagi -lagi warga miskin jadi korban ,Warga Desa mangun Kecamatan Cugenang kab Cianjur, Jawa Barat mengeluhkan program bantuan PKH dari pemerintah Pasalnya selama ini masih ada yang belum menerima program bantuan tersebut ,
Informasi ditumkan langsung oleh tim intelmedia.co sewaktu melakuakan peliputan di wilayah kec Cugenang , penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa mangun kerta Kecamatan Cugenang Kab Cianjur hanya sekitar 75 % dari yang seharusnya 100%
Sementara, Eli (50 ) warga kampung mangun kerta mengakui, program bantuan selama ini yang digembor-gemborkan melalui program PKH tidak lah sesuai harapan warga miskin yang membutuhkan batuan namung hanya dilirik sebelah mata ? pasalnya masih banyak warga salain saya yang sama menunggu bantuan pemeritah seperti jompo (ditinggal meninggal suaminya) tidak menerima bantuan bahakn kebanyakan yang menerima bantuan warga masyarakat menengah ke atas warga miskin mah cuman jadi penonton ,,terang elis dengan nada kecewa
Informasi diterima warga tidak mampu yang menerima PKH itu per orangnya sekitar Rp. 1 juta lebih dan kalau panti jompo mendapat kucuran bantuan sekitar Rp.2 juta per tahun. Intinya, bisa disamaratakan jangan sampai tidak terbagi. Ada beberapa katagori layak menerima PKH diantaranya tidak mampu.
"Berharap bantuan dikucurkan bisa tepat sasaran kepada yang berhak sebagai menerima manfaat. Jadi bisa terus berlanjut secara kontinyu, untuk warga tidak mampu tapi," pintanya.
Masih menurut Eli, jangan sampai warga tidak mampu tidak menerima. Sedangkan yang mampu menerima bantuan ? ," pintanya.
Itah (56 ) warga lainnya masih lanjut usia (lansia) atau jompo membenarkan, selama ini belum pernah menerima bantuan program PKH dari pemerintah baik pusat ,provinsi ataupun Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas terkait. Mungkin masih belum terlihat orang miskin mati akibat tidak makan ? Yang terkadang membuat heran juga ada beberapa terangga saya warga yang sudah hidup mampu dapat,
Terpisah, salah satu petugas yang dulu mendata PKH Desa mangun kerta , GM setiap di kopirnasi warga hanya selalu mengatakan sabar bu yah karna dari jumlah tersebut pihaknya akan memperbaiki dan mengevaluasi nya lagi buat kedepan. Karena melihat data sudah ada di Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Begitupun saat dikonfirmasi ke Dinas Sosial (Dinsos) kecuali warga mampu sadar dan mau mengundurkan diri, jelasnya peduli ada rasa sosial merelakan dan ikhlas diganti hak nya,Tapi itu butuh proses secara bertahap, karena tidak bisa juga memaksa kehendak. Harus melalui prosedur dan aturan yang ada," jelasnya.
Ia menambahkan, tidak mau banyak berkomentar, jelasnya ikut saja bagaimana kebijakan dari pemerintah Sesuai aturan dan prosedur nya Mengenai informasi disampaikan akan ditindak lanjuti dan akan ditampung aspirasinya. Nanti akan di cek ke lapangan, secara singkat nya akan mengevaluasi.
"Akan ada pembenahan dan dimusyawarahkan dengan pihak desa yang memegang datanya, secara bertahap dan akan dievaluasi,,
Sebut saja GM menyampaikan, karena dirinya menjabat sebagai pendamping PKH di Desa mangun kerta Kecamatan cugenang kab Cianjur. Tapi yang jelas nanti akan kroscek/pendataan ke lapangan langsung, pasalnya saat ini dianjurkan pemerintah kerja di rumah saja.
"Nanti setelah selesai pandemi Covid-19, akan di cek dan berkunjung ke warga yang memang belum menerima bantuan sambil silaturahmi ",pungkas nya pada intelmedia .co