Intelmedia.co Dunia pengacara memang tidak pernah habis habisnya menelurkan kader kader terbaru dengan berbagai karakter. Banyak nama nama...
Intelmedia.co Pada hari selasa 16/8/2022 Komisi Pemilihan Umum mengumumkan beberapa partai yang lolos termasuk 16 partai yang di kembalikan...
Tangerang Banten ~ INTELMEDIA.CO ~ LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI (L-KPK) pada 18 mei 2021 telah memasuki usia 6 tahun terhitung dari masa...
18 Mei 2021 | Dibaca: 541 Kali
Diduga Oknum Polisi Aniaya Wartawan, Mediasi Di Mapolres Dompu, "Begini Akhirnya"?

Dompu NTB ~ Intel Media Bima ~ Penggalangan dan Mediasi oleh Kasat Intelkam Polres Dompu terhadap Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten  Dompu, PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Dompu dan Anggota Sat Lantas Unit Patwal Polres Kabupaten Bima.


Pada hari Selasa tanggal 18 Mei 2021, sekitar pukul 10.00 wita, bertempat di ruangan Kasat Intelkam Polres Dompu, Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU MAKRUS. S.Sos. memimpin  mediasi dengan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Dompu. Ketua PD pemuda Muhammadiyah Kabupaten Dompu beserta pengurus terkait kasus dengan kejadian dugaan penganiayaan oleh salah satu Anggota Sat Lantas Polres Kabupaten Bima terhadap salah satu Anggota Pemuda Muhammadiyah Kabupaten  Dompu dan Media VOICE MUSLIM Dompu an. IRFAN.


Adapun yang hadir dalam kegiatan sebagai berikut, Perwakilan dari  Muhammadiyah yaitu. Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Dompu  Bambang Hermanto, S.Pd M.BA
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Dompu Saudara. Zulkifli, M.Pd.
beserta Sekretaris DP pemuda Muhammadiyah, Firmansyah S.Ag PD Pemuda Muhammadiyah Provinsi NTB Sdr. MUZAKIR. Pengurus PD pemuda Muhammadiyah Dompu berjumlah 6 orang.


Korban dugaan penganiayaan, Irfan. Perwakilan dari Lembaga Media Warta Berita VOICE MUSLIM Sdr. M. Syaiful beserta Staff.


Perwakilan dari Anggota Sat Intelkam Polres Dompu dan Sat Lantas Polres Kabupaten Bima, Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU MAKRUS, S.Sos.
Kanit I Sat Intelkam Polres Dompu BRIPKA Bambang M.
Kanit Patwal Polres Kabupaten Bima selaku terduga penganiayaan  AIPTU AGUS SUPRIADI.
Anggota Patwal Sat Lantas Polres Kabupaten Bima AIPDA A. TOMO.


 Adapun penyamapaian-penyampaian dalam kegiatan tersebut, Penyampaian Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU MAKRUS, S.Sos, Alhamdulillah kita bisa berkumpul ditempat ini dalam rangka mediasi terkait permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu di Polres Kab. Bima antara Sdr. AIPTU AGUS dan Sdr. IRFAN.


Saya menyampaikan permohonan maaf dari bapak Kapolres karena tidak bisa mendampingi, disebabkan banyaknya kegiatan Video Conference dengan pimpinan tingkat POLDA dan MABES POLRI.


Bapak Kapolres Dompu dan Saya pribadi berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan dan menemukan jalan tengah yang baik.


Selanjutnya, Penyampaian Kanit I Sat Intelkam Polres Dompu BRIPKA BAMBANG M, Semoga dengan adanya pertemuan dan mediasi ini bisa menemukan titik terang dan jalan keluar atas permasalahan ini.


Lanjut Sat-intelkam, Kami dari pihak Kepolisian menyampaikan permohonan maaf, atas kekhilafan salah satu Anggota sekaligus senior saya, karena manusia tidak lepas dari salah.


"Agar rekan-rekan dari PD Pemuda Muhammadiyah Dompu secara umum membantu kami dalam menyelesaikan masalah ini, mengingat antara POLRI dengan Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah memiliki hubungan emosional secara kelembagaan yang sangat erat," Ujarnya Sat-intelkam.


Kemudian, Penyampaian dari Ketua PD Muhammadiyah Dompu  BAMBANG HERMANTO S.Pd, M.Pd, Terimakasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan oleh Polres Dompu kepada kami.


Kami merasa bersyukur ada itikad baik sehingga kita bisa berkumpul untuk mediasi di tempat ini.


"Masalah ini tidak akan terjadi jika tidak ada kesadaran dari masing-masing pihak, dan jika kita sadar bahwa kita tidak ada yang selalu merasa benar," tutur Bambang.


Selain itu kata Bambang, Semoga dengan pertemuan dan mediasi ini, kita sama-sama bisa mengambil jalan tengah, agar tidak terulang kembali kasus-kasus yang sama di kemudian hari.


"Kaitan dengan kemanusiaan nilai saling memaafkan mengingat kita masih ada pada bulan Ramadhan merupakan bentuk yang paling tinggi, jadi mari kita akhiri permasalahan dan perbedaan pendapat karena kita semua adalah saudara," Pungkasnya Bambang.

 

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Dompu Sdr. ZULKIFLI. Dalam Penyampaiannya, Puji syukur kita sampaikan kepada Allah SWT, karena dengan kehendaknya kita bisa berkumpul di tempat ini.


Dalam pertemuan ini kita bagaiman untuk menyelesaikan persoalan yang telah terjadi beberapa hari yang lalu terhadap pengurus PD Muhammadiyah Kab. Dompu Saudara. IRFAN, M.Pd.


"Sebelumnya kami telah melaporkan kasus ini di Sat Reskrim Polres Kab. Bima, hal ini kami lakukan dikarenakan kasus ini tidak bisa kita anggap main-main, agar dikemudian hari kasus yang sama tidak terulang kembali," tandasnya Zulkifli.


Lanjut Zulkifli, Saudara AGUS sebagai Anggota Sat Lantas Kabupaten Bima harus meminta maaf di publik atas kejadian yang lalu.


"Dan kami ingin tau bagaimana bentuk pertanggungjawaban kemanusiaan kepada korban yaitu  IRFAN, M.Pd ," terang Zulkifli.

 

LBH PD Pemuda Muhammadiyah, INDRA, SH.MH,  Penyampaiannya,  Terkait masalah ini memang kita telah melakukan pengaduan, terkait solusi kami setuju seperti yang disampaikan oleh Ketua PD Pemuda Muhamadiyah agar Sdr. AGUS meminta maaf secara pribadi dan kepada publik.


Lagi Jelasnya, pada kesimpulan PD Muhammadiyah saya tidak bisa mengintervensi keputusan mereka, yang jelas teman-teman dari PD Pemuda Muhammadiyah sudah bergerak atas kasus ini. Kita berharap kejadian ini sebagai pembelajaran, agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.


"Intinya kembali lagi permasalahan ini tergantung kedua belah pihak agar bagaimana pertemuan hari ini ada solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak, sebab masalah ini sudah menjadi problem Nasional," Ajaknya Indra.


Penyampaian korban dugaan penganiayaan sekaligus Anggota Pemuda Muhammadiyah Kab.  Dompu dan VOICE MUSLIM Sdr. IRFAN, M.Pd. Terkait dengan persoalan ini atau korban, saya selaku yang merasakan hal ini Secara manusia saya sudah memaafkan pada pertemuan di Polres Bima Kabupaten.


"Namun ada beberapa hal kaitan dengan permasalahan tersebut kami merasa dirugikan terutama kepada PD Muhammadiyah dan Media Voice Muslim," Ungkap Irfan.


Kami mengharapkan kepda Sdr. AGUS untuk menyampaikan permohonan maaf baik secaa Institusi atau Individual dan kami mengharapkan bagaimana bentuk pertanggungjawaban secara kemanusiaan.


"Semoga pertemun ini menjadi titik temu dan tidak terjadi hal yang sama di kemudian hari," cetusnya Irfan.


Penyampaian Anggota POLRI Sat. Lantas Polres Kab. Bima Sdr. AIPTU AGUS SUPRIADI. Menyampaikan, kepada PD pemuda Muahammadiyah Dompu yang saya hormati, untuk mediasi ini saya secara langsung dan pribadi serta secara kesatuan saya di Sat. Lantas Polres Bima Kabupaten.


Lanjutnya, Saya Sudah menyampaikan permohonan maaf kedua dan ketiga kali dari Kabupaten Bima baik didepan publik, media maupun secara pribadi kepada korban yaitu Saudara. IRFAN serta istrinya yang tidak diajak masuk dan hanya duduk di dalam Mobil kemudian saya hampiri.


"Kepada pihak korban Sdr. IRFAN, M.Pd, Pemuda Muhammadiyah Dompu, Jurnasil Media VOICE MUSLIM dan semua pihak yang merasa dirugikan saya kembali menyampaikan permohonan maaf saya secara pribadi sebesar-besarnya terkait kejadian pada hari Sabtu tanggal 07 Mei 2021 di depan Polres Kabupaten Bima," Ujar Sat-Lantas Polres Bima


Selain itu juga, Perwakilan dari Lembaga Media Warta Berita VOICE MUSLIM, M. SYAIFUL, Mengucapkan, Kami menyesalkan sikap Kapolres Bima Kabupaten kepada kami, dikarenakan tidak adanya konfirmasinya terkait permasalahan ini kepada lembaga VOICE MUSLIM, karena pemuda Muhammadiyah dan VOICE MUSLIM adalah lembaga yang berbeda.


"Kami dari VOICE MUSLIM merupakan lembaga legal/resmi di Indonesia. Terkait permasalahn tersebut kami sudah memaafkan dari mediasi pertama," kata Syaiful.


"Kami berharap agar rekan-rekan dari Kepolisian membantu dalam publikasi mediasi ini, dikarenakan beberapa hari lalu adanya pihak-pihak diluar Lembaga kami yang memanfaatkan permasalahan ini untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya," tutupnya Syaiful. 


Adapun kesimpulan dari mediasi kedua belah pihak bahwa, secara kelembagaan PD Pemuda Muhammadiyah dan Lembaga Media VOICE MUSLIM tidak akan melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum.


Kegiatan Mediasi berakhir pukul 11.50 wita, berjalan dengan aman dan lancar, dilanjutkan dengan foto bersama. (Red/IMB/01).

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com