Intelmedia.co Dewan pimpinan pusat organisasi Peo Gibran sudah terbentuk dan saat ini sedang mempersiapkan deklarasi sambil menunggu terbitnya...
Intelmedia.co Jumat 21/3/2025 banyak Isyu miring tentang pendidikan Firdaus oiwobo yang berseliweran di media sosial,namun setelah team media...
Intelmedia.co pendaftaran seleksi ketua pemberantasan korupsi  atau kpk sudah di mulai, dan beberapa calon telah mendaftarkan diri...
19 Juni 2019 | Dibaca: 2420 Kali
Enok yang bertahan melawan tumor ganas, dan sampai saat ini menanti kesadaran pemerintah daerah

Cianjur, Intelmedia.co - Enok Nurliah (45) seorang ibu rumah tangga usia paruh baya berjuang menderita sakit 'Kangker Payudara' sudah hampir satu tahun lebih, asal warga asal Kampung Cibakung RT3/9, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu. Kini butuh uluran tangan dari semua pihak, Selasa (18/6). 

Kepala Desa Selajambe, Agus Junaedi mengatakan, saat ini sudah ditangani dirawat di RSUD Cianjur. Pemerintah Desa (Pemdes) bahkan pula sudah koordinasi dengan pihak kecamatan mau bantu sesuai, do'anya saja mudah-mudahan bisa lancar segala sesuatunya. 

"Sebetulnya dulu sudah 'Pak Camat' dan kapolsek setempat mau bantu hendak dirawat dibawa ke Bandung, tapi ibunya (Enok,red) gak mau. Ya katanya itu merupakan termasuk tumor ganas, " katanya.

Kades menambahkan, tapi insyallah pihak desa akan menjadi cari sesuai kemampuan bantu. Karena bagimana pun warga sini juga yang perlu dibantu, akan berusaha sesuai kemampuan. 

"Sudah hampir setahun lebih menderita sakit kangker itu katanya kang, " ujar kades. 

Sementara, Gilang (25) salah seorang warga setempat yang mendampingi Enok langsung ke RSUD Kabupaten Cianjur memaparkan, ada setahun lebih berjuang melawan penyakit kangker. 

"Dulu sempat mau dibawa oleh pak kades sama pa camat, tapi bu Enok menolak. Alasannya karena takut operasi, " ujarnya. 

Gilang menyambungkan, tapi sekarang mau gak apa-apa katanya dioperasi juga 
Karena dulu belum sesakit ini. Biaya sakit kangker pasti anggaran bantuan tidak sedikit, berharap ada para dermawan hendak mau membantu menyisihkan sebagian hartanya. 

"Awalnya ada benjolan kecil, terus membesar dan membengkak. Berharap Pemkab Cianjur melalui dinas terkait melirik bisa bantu, " pintanya. 

Terpisah, hal lain Kosim (50) suami dari Enok mengatakan, kalau dari pihak desa dan kecamatan sudah jemput bola. Bahkan besok kades mau datang katanya, pihak keluarga berharap ada bantuan semoga. 

"Ya kalau mau ada bantu bersyukur alhamdullah nak, itu diharapkan. Karena tahu sendiri penghasilan bapak hanya buruh tani, " akunya. 

Kehidupan sehari-hari keluarga suaminya buruh tani (tukang macul,red) penghasilannya sekitar Rp30 hingga Rp50 ribu, dan anaknya tiga yang dua sudah rumah tangga (berkeluarga). Masing-masing Ina (30), Cici (24), dan terakhir Kenal (24) masih pelajar SD. 

"Sebelumnya istri saya pernah kerja jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), jadi rumah ini hasil kerja keras selama di luar negeri. Kalau kehidupan keluarga saya warga tak mampu, " ucap dan pungkas Kosim.


Kips

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email : info@intelmedia.co