Intelmedia.co Dunia pengacara memang tidak pernah habis habisnya menelurkan kader kader terbaru dengan berbagai karakter. Banyak nama nama...
Intelmedia.co Pada hari selasa 16/8/2022 Komisi Pemilihan Umum mengumumkan beberapa partai yang lolos termasuk 16 partai yang di kembalikan...
Tangerang Banten ~ INTELMEDIA.CO ~ LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI (L-KPK) pada 18 mei 2021 telah memasuki usia 6 tahun terhitung dari masa...
08 September 2022 | Dibaca: 273 Kali
PETANI KOPI DATANGI KANTOR SUKAWANGI TERKAIT KEBUN NYA DI RUSAK OKNUM MAFIA TANAHA ,BAGAIMNA TANGGA
Heboh Warga Desa Sukawangi dan Desa Warga jaya Meminta Camat laporkan dan tindak Tegas para oknum mafia Tanah yang yg Sudah Menjual belikan tanah perum perhutani : Gubernur dan bupati bogor diminta Ag

dok lahan perhutani

Viral, Warga masyarakat Desa warga jaya beserta Warga desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur  kabupaten bogor jawa barat,Meminta penegak Hukum baik itu polda jawa barat berikut Gubernur dan Bupati Kabupaten bogor untuk Menindak Tegas para oknum Mafia Tanah di wilayah desa Warga jaya dan desa sukawangi kecamatan sukamakmur,kabupaten bogor jawa barat.

yang di duga telah melakukan perusakan atas sebidang tanah milik Negara yang  diduga disalah gunakan oleh para uknum Mafia tanah  yang tidak bertangung jawab, Lebaga KPK dan persatuan wartawan indonesia akan melayangkan Surat kepada Kementrian perhutani berikut kepada Gubernur dan polda jawa barat 

selasa 09/22/Beberapa tokoh Masyarakat dari Desa Wargajaya dan beberapa Masyarakat dari Desa Sukawangi Kecamatan sukamakmur mengeluhkan dugaan adanya beberapa oknum desa yg melakukan pembiaran terkait perusakan atas Hutan lidung,bahkan ada Salah satu oknum mandor desa yang sudah menjual belikan lahan perhutani dengan luas di atas lima Hektar .selain itu juga ada beberapa oknum pengusaha dari luar kecamatan sukamakmur yang sudah mendirikan beberapa  Bagunan Secara permanen di atas lahan milik Negara .bahkan beberapa Oknum pendiri bangunanpun sampai melakukan penebangan pohon yang di lidungi di atas lahan perum perhutani, masyarkat menilai hal tersebut terjadi karna adanya  dugaan permbiaran yang di lakukan oleh beberapa Oknum LMDH berikut pemerintah desa karna pertugas LMDH yang seharusnya melindungi lahan perhutani justru malah melibatkan dirinya untuk melindungi para oknum yang mafia tanah untuk menjual belikan lahan perhutani dengan dalih  meng over alihkan garapan,padahal lahan perhutani mutlak lahan milik Negara yang di sebut hutan  lindung yang wajib dilindungi,"bahkan ada salah satu kadus yg berenisial A telah menerangkan adanya akta jual beli yang lahan nya mutlak berada di tengah-tengah lahan  perhutani,"Terang M pada awak intelmedia.co sewaktu di temui di lokasi lahan perhutani,selain itu juga kami menilai pemerintah baik desa maupun kecamatan diduga melakukan pembiaran secara terang terangan,karna mutlak tanah perhutani jangankan di rusak atau di bangun secara permanen,dikala pohon yang berdiri di atas lahan perhutani jika mau di tebang pun itu harus menanam terlebih dahulu,bahkan di akui oleh para oknum mafia tanah yang Diduga turut serta menjual belikan lahan perhutani tersebut dirinya menerangkan ada Oknum LMDH dan Oknum Kepala desa bahkan perangkat desa diduga ikut terima uang hasil penjualan lahan perhutani perhutani, T0erang beberapa mafia tanah yang saat ini belum mau di sebut Namanya,bahkan pada saat ini di atas lahan perhutani selain banyak terjadi perusakan pohon banyak juga berdir vila-vila permanen dan tempat wisata-wisata seperti wisata curug yang sudah di kelilingi dengan bangunan banguan permanen dugaan perusakan atas lahan perhutani berlokasi di wilayah desa sungawangi dan desa wargajaya kecamatan sukamakmur kabupaten Bogor jawa barat.bahkan di terangkan oleh kepala desa sukawangi  kecamatan sukamakmur Pada awak media  "mohon maaf pak saya sebagai kepala desa sukawangi kalau boleh saya jujur saya betul betul tidak tau dengan adanya dugaan penjual belian atas sebidang tanah perhutni.hanya saja saya pernah kedatangan para pemiliki kebun kopi yang mengadukan terhadap kami jika kebun kopinya ada yg menghacurkan dan lahanya tau-tau sudah dibangun  Rumah oleh salah satu orang yang mengaku sebagai pemilik atas sebidang tersebut,dengan adanya laporan warga masyarakat saya langsung turun kelokasi  ternyata betul ada salah satu pengusaha yang sedang memasang pagar /membangun Rumah bahkan saya Sebagai Kepala Desa sudah mengantongi Nama Nama oknum mafia Tanah yang diduga  menjual belikan Lahan perhutani,dan saya pun sudah menyiapkan surat panggilan untuk menanyakan lebih jauh lg terkait perusakan kebun kopi milik warga,dan Saya Sebagai kepala Desa tidak pernah menerima laporan dari para pembangun yang mendirikan bangunan di atas tanah milik perhutani ,bahkan saya Sendiri pernah mengundang  para oknum yang menjual belikan tanah perhutani berikut para pemilik bangunan yang berdiri diatas tanah Negara  Namun para oknum penjual Tanah tersebut mereka tidak pernah mengindah kan Undangan  desa,Bahkan saya Sebagai kepala desa sukawangi akan segera mengkoordinasikan Hal tersebut kepada camat.bahkan beberapa pemilik bangunan di saat di konfirmasi oleh kades terkait surat Surat atas mendirikan bangunan mereka mengatakan tidak punya atau tidak ada"Tegas kades Sukawangi sewaktu di wawancarai oleh intelmedia.co melalui alat komunikasinya 

  Red :saepul.s

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com