Tangerang Banten ~ INTELMEDIA.CO ~ LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI (L-KPK) pada 18 mei 2021 telah memasuki usia 6 tahun terhitung dari masa...
Tangerang ~ Intel Media Bima/intelmedia.co ~ Pada hari sabtu  (11 april 2021). menanggapi perihal laporan saudara Rio refan di polda metro jaya...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
19 Mei 2021 | Dibaca: 948 Kali
Kapolres Bima Tangkap Mafia Pupuk Bersubsidi di Woha, Dua Pengecer Jadi Tersangka

FOTO : BARANG BUKTI DI MAPOLRES BIMA

Bima ~ Intel Media Bima ~ Pupuk Bersubsidi mestinya untuk masyarakat yang tidak mampu sehingga dinsubsidi oleh Pemerintah Pusat. Namun dalam hal ini dua oknum pengecer pupuk di Kecamatan Ambalawi dengan sengaja menggelapkan pupuk bersubsidi dibawa ke Desa Nisa Kecamatan Woha.


Pasalnya, demi meraih keuntungan besar kedua pengecer dengan sengaja menggelapakan pupuk bersubsidi.


Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bima melalui Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polisi Resort (Polres) Bima yang dipimpin oleh Kanit Tipidter IPDA Ari Tri Wibowo, SH pada hari rabu tanggal 19 Mei 2021 Pukul 12.00 Wita bertempat di Dusun Beringin, Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima telah melakukan tangkap tangan terhadap penyalahgunaan peredaran pupuk subsidi jenis urea tanpa izin atau peredaran tidak sesuai prosedur.


Kronologis kejadian, melalui Kasatreskrim polres Bima Iptu Adhar,  Unit Tipidter pada hari Rabu Tanggal 19 Mei 2021 Sekitar pukul 12.00 Wita, bertempat di Dusun Beringin, Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima Mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada giat bongkar pupuk subsidi jenis urea subsidi.


Lanjut kasat Reskrim, Di duga tidak sesuai dengan area wilayah peruntukanya yang diduga di lakukan oleh Distributor CV Wiratama dan UD Lambitu atas informasi tersebut Anggota tipiter langsung menuju ke lokasi dan memang benar ditemukan kendaraan truk yang sedang membongkar pupuk urea bersubsidi.


"Terduga kuat CV Wiratama dan UD Lambitu Jaya, Barang Yang Diamankan. 1 (Satu) Unit Truck Merek Toyota, Type  DYNA, Warna Merah terdapat lis Kuning Hitam, Nomor Polisi EA 8539 SZ," Ungkap Kasat Reskrim polres Bima.


Adapun barang bukti (BB) 200 sak/10 Ton  pupuk urea subsidi, 2 (dua) lembar Surat Pengantar Pupuk/Surat Jalan CV Wiratama kepada Kios Lambitu Jaya, Tanggal 18 Mei 2021.


Lebih Lanjutnya lagi, 2 (dua) Lembar Surat Berita Acara Penyerahan Pupuk Bersubsidi di Lini IV KP NTB,  Tanggal 18 Mei 2021.


Dugaan pidana pebagaimana. "Tindakan mafia pupuk dengan modus seperti ini menyebabkan kelangkaan pupuk dan sangat merugikan petani. Terlebih di tengah pandemi Covid-19, pemerintah harus menjamin agar pendistribusian pupuk dapat diawasi secara ketat untuk menjamin upaya menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan oleh petani," ungkapnya.


"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 6 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 1 sub 3e UU Darurat RI Nomor 7 Tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi Jo Pasal 7 PP Nomor 11 Tahun 1962 tentang Perdagangan Barang-barang dalam Pengawasan," Jelas kasat.


Berikut, "Sebagaimana diubah dengan PP Nomor 19 Tahun 2004 tentang Perubahan PP Nomor 11 Tahun 1962 Jo Pasal 2 Perpres Nomor 77 Tahun 2005 tentang Penetapan Pupuk Bersubsidi sebagai Barang dalam Pengawasan sebagaimana diubah dengan Perpres Nomor 15 Tahun 2011 tentang Perubahan atas PP Nomor 77 Tahun 2005 Jo Pasal 30 Ayat 2 Jo Pasal 21 ayat (1) Permendag RI Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," pungkasnya kasat Reskrim Polres Bima. (Red/IMB/01). 

 

 

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com