Tangerang ~ Intel Media Bima/intelmedia.co ~ Pada hari sabtu  (11 april 2021). menanggapi perihal laporan saudara Rio refan di polda metro jaya...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
07 April 2021 | Dibaca: 139 Kali
KAPOLSEK PACET MEMITA MASYARKAT UNTUK TIDAK SEGAN MELPORKAN TEMUAN TINDAKAN YANG MELAWAN HUKUM
Kapolsek Pacet Kabupaten Cianjur Berikut jajaranya tindak tegas oknum pengusaha Roko tanpa Cukai dan juga Toko obat obatan yang banyak disalah gunakan warga masyarakat

Rokok Tanpa Cukai Semakin Ramai,untuk 
Mengusir Wabah Corona.

Intelmedia.co
Cianjur, Ketika muncul yang namanya wabah Corona,tidak lama kemudian hadirlah rokok yang di sebut lockdown.
rokok ini bukan saja murah,tapi juga banyak varian rasa dan berbagai jenis merk,merknya aneh-aneh hampir mirip dengan nama mobil dan motor, akan tetapi rokok lockdown ini bersifat ilegal,karena tidak memiliki cukai, oleh sebab itu dipasarkan dengan cara diam-diam dan tidak dijual sembarangan katanya harus lihat-lihat orang bilih petugas dari bea cukai atau kepolisian, tutur pedagang rokok. Selasa, 6/4/2021 kepada Wartawan Intelmedia.co ketika bincang-bincang.

Kapolsek Pacet Akp, Galih bersama Kanit Reskrim Iptu,Yudi dengan jajaran anggotanya Selasa, 30/3/2021 pukul 19.00 wib,grebek agen di Pasar Cipanas blok Rahayu no 15-16 dan bekerja sama dengan Keamanan (Security) menyita semua rokok non cukai itu,untuk dijadikan barang bukti (BB) untuk diproses lebih lanjut.informasi ini di dapat dari chat whatsap rekan Feri ketua pac Sundawani Cipanas

Masih maraknya rokok lockdown tersebut karena petugas tidak mengetahui keberadaan barang tersebut dimana disimpan,dengan alasan ketika di konfirmasi bahwa ia,sudah tidak lagi main rokok itu.ujarnya kata si penjual dan pengedar rokok yang tidak mau di sebutkan identitasnya Alias (FA) 24 dan banyak lagi pengedar-pengedar lainya.

Sampai saat ini rokok ini masih belum bisa di tumpas dan ditindas secara Hukum karena diduga ada yang terlibat menerima upeti alias sudah di kondisikan,ujarnya.

Wargapun dengan kehadiran rokok ini merespon baik dan ternyata banyak yang beli walau melanggar aturan rokok ini murah dibanding yang ada cukainya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa Uang lagi pada susah.

Bukan hanya rokok masih banyak jenis lain seperti obat-obatan jenis exsimert,tramadol,Alvazolam,Reklona (RX2) dll, yang bisa merusak saraf gangguan otak bagi sipemakai, berdasarkan uu Kesehatan dan itu dilarang secara Hukum, ini beredar di wilayah Kecamatan Pacet,Cipanas dan Sukaresmi. warung-warung yang berkedok menjual cosmetik atau kopi dan minuman ale-ale untuk mengelabui petugas, padahal mereka banyak pembeli untuk membeli obat itu.warga berharap pihak penegak Hukum segera lakukan tindakan, sebelum banyak korban pada Generasi penerus bangsa menjadi hancur. Ujar warga ketika ngobrol.

Red-(HG/Pdn)

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com