KETUA LKPK KAB CIANJUR MINTA KAPOLDA TIDAK TEGAS PELAKU PUNGLI .YANG BERKEDOK DENGAN LOGO CJR TIAP MOBIL BAK SAYURAN
Ketua lembaga komunitas pengawas korupsi(KPK)DPC kab Cianjur meminta Kapolri Diminta Tindak Tegas
Dugaan Pungli Angkutan Marak
Cianjur,IntelMedia.co
Keluhan sopir angkutan umum,khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau bak terbuka (pik up) atas maraknya dugaan pungli acap kali didengar.
Hal tersebut kerap terjadi,khusus nya dilintasan jalan tol Cisarua Bogor.
Umumnya disetiap jalan yang dilintasi mobil angkutan yang kami kendarai.
"Kami selaku pengemudi angkutan pada mobil bak terbuka seringkali nendapat masalah.Seringkali berurusan dengan oknum petugas lalulintas.
Dengan ujung-ujungnya harus menyerahkan sejumlah uang (upeti) terhadap para oknum tersebut.
Sehingga upah jasa angkut kami selaku sopir untuk menafkahi keluarga yang nilainya tidak seberapa, jelas saja berkurang.Bahkan terkadang harus nombok.
Akhirnya kami pun dikoordinir oleh salahseorang warga Pasir Kampung,Kecamatan Pacet,Kabupaten Cianjur yang bernama Kojek (sapaan akrabnya-red).
Dengan adanya pengkoordiniran tersebut,kami harus membayar iuran bulanan sebesar 175.000 rupiah pertiap bulannya.Katanya untuk uang koordinasi dengan oknum petugas dan lain-lain guna kelancaran usaha kami"tukas seorang sopir yang enggan disebutkan identitasnya ketika berbincang dengan Intel Media.
Masih menurutnya,setelah nembayar iuran bulanan kepada Kojek,aktifitas angkutan kami relatif nyaman.
"Kendaraan angkutan yang terkoordinir dilabeli merk CRJ.Dan menurut informasi,kendaraan angkutan yang terkoordinir cukup banyak.
Kira-kira berjumlah sebanyak 520 unit kendaraan.
Meski merasa terpaksa,demi kelancaran usaha kami hal itu pun mau tidak mau kami turuti"imbuhnya.
Menanggapi kasus tersebut,Ketua LKPK sekaligus Pemimpin Redaksi Media Intel (online),Pudin Ariwibowo,pihaknya mengaku geram dan merasa sangat prihatin.
"Idealnya petugas kepolisian itu bersikap melayani dan mengayomi masyarakat.Lebih ironisnya lagi,yang jadi korban melainkan seorang sopir yang mayoritas kuli jasa angkutan barang.
Padahal Presiden Jokowidodi dengan tegas memerintahkan untuk memberantas praktek pungutan liar (Pungli) di segala bidang.
Maka dari itu,kami selaku sosial kontrol akan mengusut masalah ini sampai tuntas.
Dan akan melaporkan hal ini ke Kapolri maupun jajaranny.Bahkan akan melayangkan surat laporan terkait hal ini ke Presiden"tegas Pudin.
Namun,ketika Kojek yang disebut-sebut selaku koordinator CRJ,guna dimintai keterangannya melalui pesan seluler belum memberikan jawaban