Intelmedia.co Dewan pimpinan pusat organisasi Peo Gibran sudah terbentuk dan saat ini sedang mempersiapkan deklarasi sambil menunggu terbitnya...
Intelmedia.co Jumat 21/3/2025 banyak Isyu miring tentang pendidikan Firdaus oiwobo yang berseliweran di media sosial,namun setelah team media...
Intelmedia.co pendaftaran seleksi ketua pemberantasan korupsi  atau kpk sudah di mulai, dan beberapa calon telah mendaftarkan diri...
10 Maret 2021 | Dibaca: 1811 Kali
Lagi Lagi:! Pimpinan BNI Cabang Bima yang Baru Tak Bijak, BNI Bima Hanya Memperalat Agen Dan GT

Foto : Ketua Sepernas Kabupaten Bima Dan awawk Media Intel

Bima ~ Intel Media Bima ~ Kepala BNI Cabang Bima yang akrab di sapa pak Dwi membawa petaka bagi masyarakat Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI di Bima. 


Pasalnya, agen dan GT seenaknya di Black List (BL) dengan alasan tidak jelas sama sekali tanpa dipanggil untuk dilakukan penyampaian terhadap masalah apa yang sebenarnya terjadi. BNI Cabang Bima bak malaikat dan seenaknya saja melakukan keputusan tanpa ada kebijakan sama sekali. 


Salah satu contoh agen dan GT sapi  dan Bawang Merah yang ada di Kecamatan Woha dikeluarkan dengan berbagai alasan yang tidak jelas tanpa ada pembelaan pada agen dan GT untuk mengklarifikasi persoalan di lapangan. 


Agen dan GT yang capek-capek mensosialisasikan dan merekrut calon KUR BNI sehingga sudah berhasil dan sukses, agen dan GT tak diperlukan lagi. 


Ketua Dewan Pimpinan Cabang Bima (DPC) Serikat Pers Reformasi Nasional (Sepernas) Kabupaten Bima, Syamsudin Al-Haq, SH yang ditemui, Rabu 10/03/21 mengatakan bahwa tindakan yang di ambil oleh pihak oknum BNI adalah tindakan yang sepihak yang tidak mementingkan kepentingan orang lain, hanya mementingkan kepentingan dan selera. 


Kebijakan yang diambil oleh Pimpinan BNI Cabang Bima yang baru menempati BNI Cabang Bima adalah keputusan yang tidak sesuai dengan keadilan sosial karena sepihak dalam hal keputusan melakukan BL pada sebagian agen dan GT, katanya. 


Lanjutnya, apa Pimpinan BNI Cabang Bima itu tidak bisa memanggil dulu agen dan GT agar bisa dijelaskan dan menjelaskan seperti dari awal di rekrut agen dan GT dengan tujuan nilai silaturrahim. Mestinya harus ada kebijakan sebagai mansuaiwi bukan melakukan pemecatan sebagai agen dan GT, ujarnya. 


Ditambahkannya, keputusan yang diambil harus bisa berkeadilan bukan sepihak karena uang yang di kelola oleh BNI melalui KUR adalah uang rakyat bukan uang BNI. "Agen dan GT hanya dimanfaatkan setelah ada nasabah dicari kesalahan agen dan GT lalu di black list, bagaimana kalau ada kasus pegawai BNI yang salah, apakah di black list atau bagaimana?," Tutupnya. (Red/IMB/01).


Pantauan media ini bahwa setiap ada keberhasilan dari agen dan GT, pihak BNI mengambil alih tanpa ada keterlibatan agen dan GT lagi karena sudah tidak diperlukan lagi.

Alamat Redaksi
Jalan A. Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email : info@intelmedia.co