Tangerang ~ Intel Media Bima/intelmedia.co ~ Pada hari sabtu  (11 april 2021). menanggapi perihal laporan saudara Rio refan di polda metro jaya...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
Bima ~ Intel Media Bima ~ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, diundang oleh Presiden Republik Indonesia untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas...
26 April 2021 | Dibaca: 68 Kali
LSM LP-KPK : Klarifikasi Anggaran Covid-19, DIKES Kota Bima Diduga Kuat Mark-up Dibalik Barang E-katalog 

Kota Bima ~ Intel Media Bima/intelmedia.co ~ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komisi Cabang (Komcab) Bima melakukan klarifikasi terkait penggunaan Anggaran Covid-19 Tahun Anggaran (TA) 2020 di dinas kesehatan Kota Bima, Senin, 19/04/2021.


LSM LP-KPK menyampaikan bahwa ada dugaan manipulasi data dan mark up anggaran yang di pergunakan oleh dinas  terkait dalam penanganan C-19, disampaikan juga oleh LP-KPK, kami memiliki data pembanding berkaitan dengan pembelanjaan dan penggandaan berupa Alat Pakaian Dinas (APD) lengkap, Hand Scul, Obat-obatan, Hand Saniteser, Ranjan Pasien, Bufet, Lemari, Tiang Infus dan Alat Kesehatan lainnya.


Sekertaris LP-KPK Bima Ntb, M. Yamin.  "Menjelaskan peralatan yang di belanjakan oleh dikes tidak sesuai harga standar yang di tetapkan oleh ekatalog, data ini hasil investigasi kami di lapangan, dan ada temuan kami berkaitan dengan dugaan (Mark Up) anggaran yang lakukan oleh dikes itu sendiri, harga yang seharusnya sesui Rencana Anggaran Belanja (RAB) bukan sesuai selera dikes, " Ungkapnya. 


Kalau pembelanjaan dan penggandaan itu sesui dengan RAB, maka tidak mungkin kami yang ada di ruangan ini,  tentu dugaan kuat dari kami, ini adalah tindakan melanggar hukum dan merugikan negara, " Tambahnya. 


Pada saat audiens berlangsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima menanggapi langsung pada saat itu. Dan Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) yang ikut hadir dalam audensi klarifikasi. 


Di tanggapin langsung Drs. Azhari Kadiskes "Kami sudah melaksanakan tugas sesuai aturan serta mekanisme, bahwa pembelanjaan pengadaan barang, obat-obatan dan alat kesehatan tersebut sesuai dengan standar ekatalog berdasrkan aturan pemerintah  dan ditidak lanjuti oleh PPK, " Ungkapnya. 


Kadikes, "bahwa harga yang kami belanjakan sangat rendah dari perkiraan (RAB) dari mana ada dugaan mark up anggaran yang kami belanjakan sesuai pernyataan kalian dan bukan baru kali pertama yang melakukan Klarifikasi terkait masalah ini dengan LP-KPK ini, " Jelas Azhari Kadikes.

 

Kadinsos, "terkait dengan Anggaran Covid-19 tersebut, bukan dari kami saja. Itu ada di Dinas Sosial Kota Bima, BPBD, Kesbangpol, dan lainnya. Jadi perlu kalian menginvestigasi di dinas dinas tersebut,"Pungkasnya kepala dinas sosial kota Bima. 

 

Ditempat yang sama, pihak PPK  menjawab pertanyaan pertanyaan media saat diwawancarai. "Kami tidak membelikan merek tetapi beli barang yang sesuai harga E-katalog, Dan kami mencari yang dibawa standar," tuturnya PPK


Saat di wawancarai awak media Sekretariat Lp-Kpk, M. Yamin pun menambahkan bahwa diduga beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggunakan anggaran itu C-19 itu, rata-rata melakukan Perbuatan Melawan Hukum yaitu Mark Up anggaran.


"Kami menduga semua OPD yang menggunakan anggaran C-19 ini, rata-rata melakukan Mark up anggaran, kenapa bisa? Iya, karna sesuai dengan data dan hasil investigasi kami lp-kpk di lapangan. Kami temukan beberapa kerugian negara. Termasuk penggandaan bantuan untuk warga Kota Bima yang di salurkan Dinas Sosial (DINSOS) untuk warga Kota Bima," Tutupnya. (Red/IMB/01).

Alamat Redaksi
Jalan A.Damyati No.45, Kota Tangerang
Telp +6221 573729908
Email:intelmedia99@gmail.com