penampakan gedung pabrik pengelolaan karet dan wartawan bersma L KPK saat konfirmasi dengan anton pengelola pabrik
Cianjur-Intelmedia.co. Terlihat seperti perusahaan failit dengan penampilan wajah perusahaan pengelolaan karet,penampakan perusahaan tersebut bak sarang berkumpulnya para setan, namun anda jangan terkecoh atas penampilan tersebut, artinya jangan liat casing saja, namun perlu melihat ada apa di dalam gedung yang sudah berdiri puluhan tahun tersebut.
Dia adalah perusahaan pengelolaan karet yaitu CV.Semesta Jaya Lesteri milik orang china, yang sukses mengelabui banyak pihak termasuk pemerintahpun diduga sudah berhasil di cekokin uang oleh oknum pengusaha yang di kelola oleh bernama Anton, tujuannya demi keselamatan operasi perusahaan tanpa mengantongi izin resmi.
Bagaimana tidak, melihat perjalanan perusahaan pengelolahan bahan baku karet yang sudah berjalan puluhan tahun dan memiliki karyawan puluhan orang ini, tetap nekat operasi tanpa mengindahkan undang-undang bahkan diduga menggelapkan pajak,karena perusahaan tersebut menyembunyikan identitasnya dari public atau tidak memakai papan nama perusahaan.
Anton yang mengaku sebagai wakil direktur ketika di temuin Tim Wartawan Intelmedia dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) di kediamannya 26/03 pun mengakui bahwa perusahaannya belum memiliki IPAL,sehingga pegelolaan limbah hasil produksi masih di kelola secara manual dengan melakukan bak atau galian di kebun miliknya yang terletak dibelakang pabrik.
“Saya bingung ini, apa yang harus saya lakukan,dan apa yang harus saya bantu, saya disini hanya sebagai wakil pimpinan,sebab perusahaan ini adalah perusahaan kekeluargaan dan tampuk pimpinan disini adalah ayah saya Budi Antonius, soal IPAL memang masih dalam rencana pengurusan, dan baru kemarin orang counsultan Lingkungan Hidup baru ke sini untuk saya ajak diskusi mengenai pabrik ini, apalagi saat ini bapak saya lagi sakit, saya cium pipih saja pada bapak saya tidak di bolehin, coba bapak bayangkan, itu hanya karena sakit” terang Anton dengan gaya cari simpatik.
Seraya menambahkan, saya pusing pak, kedatangan bapak-bapak ini adalah rombongan ke lima kali, ada yang datang terkesan menakut nakutin dan menekan saya,jadi saya benar-benar bingung mau berbuat apa, saya tidak tahu,yang jelas saya tidak berniat merugikan orang lain,jawabnya ngeles, Jadi soal mengenai perizianan memang masih dalam tahap pengurusan.
Salah seorang pejabat Lingkungan Hidup Pemerintahan Daerah Cianjur, ketika di konfirmasi via telepon selulernya mengaku bahwa keberadaan CV.Semesta Jaya Lestari dan mengaku tidak mengetahui, namun mengaku bahwa atas laporan media, pihak LH Cianjur akan melakukan sidak terhadap perusahaan tersebut.
“Terimahkasih pak,dalam waktu dekat kami akan melakukan sidak pada perusahaan tersebut, apalagi sudah puluhan tahun berdiri namun tidak memiliki IPAL, dan harus di tindak, karena sudah merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Cianjur”tegasnya di ujung telepon.
Dia menambahkan, Apalagi dengan membuang limbah sembarang yang akan merusak lingkungan dan berdampak pada kesehatan masyarakat dari resapan air limbah yang di hasillan pengelolaan karet tersebut, hal itupun tidak bisa di biarkan, dan harus di tindak tegas dan kami tunggu kehadiran Tim redaksi Intelmedia dan L KPK di kantor LH, harapnya lagi. (bersambung tim)