Sumber air di Kp. Panyaweuyan Tercemar oleh SPBU, Sehingga masyarakat terlantar tidak mempunyai Air layak konsumsi dan layak pakai
Masyarakat kp. Panyaweuyan sedang antri supaya bisa memakai air bersih
Cianjur, intelmedia.co - Agus Rt01/01 dan Masyarakat Panyaweuyan Desa Ciherang, Kec. Pacet sudah hampir tiga bulan. Tidak, mendapatkan air bersih yang layak untuk di konsumsi juga untuk mandi, karena sumur yang ada di kampung Panyaweuyan di duga tercemar oleh SPBU. sesudah di temui pihak intelmedia.co Agus sebagai RT sangat mengharapkan tindakan dan bantuan dari pemerintah Kab. Cianjur Senin (17-06-2019)
" Saya berharap agar pemerintah di Kab. Cianjur. cepat tanggapi, dan bisa memberi solusi karena air adalah sebagi kebutuhan poko, sudah hampir tiga bulan masyarakat Panyaweuyan tidak mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi maupun untuk mandi, sekali lagi saya harapkan. bantuan, pemerintah tidak hanya memberi air bersih, tetapi harus segera ditindak lanjuti, karena air yang ada di sumur Panyaweuyan sangat berbahaya bagi masyarakat, waktu itu juga ada masyarakat yang memaksakan diri untuk membuat air minum, dan memakai air dari sumur yang ada di panyaweuyan tetapi malah batuk-batuk akibat dari mengkonsumsi air yang sudah tercampur bensin, semoga bapak PLT bupati cepat menindak lanjuti masalah ini," Ujar Agus
Masyarakat juga sudah meminta bantuan kepada pihak lainnya, supaya masalah ini cepat di tanggapi dan cepat selesai, akhirnya ada masyarakat yang meminta bantuan kepada Deni Sunarya S.H alias (mang Gawel).
"Ini sangat berbahaya, buat masyarakat di sekitar SPBU yang ada di panyaweyan, apalagi yg tercemar sumber kehidupan, banyak masyarakat yang mengeluh, tidak bisa minum air dari sumur-sumur yg ada (red)," Ucap Gawel
"Karna penycemarannya sangat memprehatinkan, dan tidak ada dari pihak pertamina, atau pemerintah yang memperdulikan, kepada pemerintah di Kab. Cianjur dan kepada PLT Bupati saya minta masalah ini cepat di selesaikan karena sudah selama ini tidak ada solusi untuk terkait masalah pencemaran dari SPBU ke sumber air masyarakat," pungkasnya
Kips